Kematian Pria di Salatiga Sambas Diselidiki, Polisi Imbau Jaga Privasi Korban

Polres Sambas masih menyelidiki kematian seorang pria berusia 27 tahun di Kecamatan Salatiga dan meminta masyarakat tidak menyebarkan foto, video, maupun spekulasi yang dapat mengganggu privasi keluarga korban.

SAMBAS – Kepolisian mengimbau masyarakat tidak menyebarkan foto, video, maupun informasi pribadi seorang pria berusia 27 tahun yang ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Kecamatan Salatiga, Kabupaten Sambas (Sambas), Kalimantan Barat (Kalbar), Minggu (30/08/2026). Polisi juga meminta publik tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasihumas) Kepolisian Resor (Polres) Sambas Sadoko Kasih Wiyono mengatakan, penyebaran dokumentasi maupun informasi pribadi korban dikhawatirkan mengganggu privasi keluarga yang sedang berduka.

Polres Sambas juga meminta masyarakat memberikan ruang kepada keluarga korban dan tidak menarik kesimpulan mengenai penyebab kematian sebelum penyelidikan kepolisian selesai.

Peristiwa tersebut sebelumnya dilaporkan kepada Kepolisian Sektor (Polsek) Pemangkat. Setelah menerima laporan, personel kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal, olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, serta mengamankan barang-barang yang berkaitan dengan penyelidikan.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Sambas Sanny Handityo melalui Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pemangkat Ronald Deny Napitupulu mengatakan, sejumlah tindakan awal telah dilakukan sesuai prosedur.

“Petugas telah melakukan langkah-langkah awal sesuai prosedur, termasuk mendatangi TKP, melakukan pemeriksaan, mengamankan barang bukti dan meminta keterangan saksi,” kata AKP Ronald, sebagaimana diberitakan Polda Kalbar, Rabu, (02/09/2026).

Berdasarkan keterangan awal, korban pertama kali ditemukan oleh anggota keluarganya yang berada di sekitar rumah. Korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pemangkat untuk menjalani pemeriksaan medis.

Hasil pemeriksaan luar oleh dokter menyatakan korban telah meninggal dunia. Pada pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Meski demikian, kepolisian belum menyimpulkan penyebab kematian korban. Penyelidikan tetap dilakukan untuk memastikan secara menyeluruh rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Polres Sambas turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Kepolisian berharap masyarakat menghormati privasi keluarga, tidak menyebarkan materi pribadi korban, serta menunggu hasil penyelidikan sebelum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab kejadian. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com