L-Truck Kecelakaan di Sanggau, Rem Blong Diduga Jadi Penyebab

Mitsubishi L-Truck mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Kalimantan Poros Tengah, Sanggau, setelah diduga mengalami rem blong hingga pengemudi kehilangan kendali.

SANGGAU – Dugaan kegagalan sistem pengereman pada Mitsubishi L-Truck KB 8734 HE memicu kecelakaan tunggal di Jalan Lintas Kalimantan Poros Tengah, Desa Penyeladi Atas, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar), Senin (10/08/2026) sekitar pukul 11.05 WIB. Peristiwa tersebut menjadi perhatian kepolisian terhadap pentingnya pemeriksaan kelayakan kendaraan sebelum digunakan di jalan raya.

Kendaraan dikemudikan Saipul (45), warga Gang Teratan 2, Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Barat. Sebelum kecelakaan, L-Truck tersebut melaju dari arah Penyeladi Bawah menuju Semuntai.

Berdasarkan informasi awal kepolisian, kendaraan diduga mengalami rem blong saat melintas di Desa Penyeladi Atas. Gangguan tersebut membuat pengemudi kehilangan kendali hingga kendaraan mengalami kecelakaan tunggal.

Petugas piket penjagaan Kepolisian Sektor (Polsek) Kapuas yang menerima informasi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal. Polisi memeriksa tempat kejadian perkara (TKP), mendata identitas pengemudi, serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengetahui rangkaian kecelakaan.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kapuas Marianus mengatakan, kecelakaan tersebut diduga dipicu gangguan pada sistem pengereman kendaraan. Ia mengingatkan pengemudi, khususnya kendaraan angkutan, agar memastikan seluruh komponen kendaraan dalam kondisi layak sebelum melakukan perjalanan, sebagaimana diberitakan Humas Polres Sanggau, Senin (10/08/2026).

“Pemeriksaan kendaraan sebelum perjalanan sangat penting untuk memastikan seluruh komponen, terutama sistem pengereman, dalam kondisi baik. Jangan memaksakan kendaraan beroperasi apabila ditemukan gangguan yang dapat membahayakan pengemudi maupun pengguna jalan lainnya,” ujarnya.

Menurut Marianus, kondisi teknis kendaraan menjadi salah satu faktor penting dalam keselamatan berlalu lintas. Pemeriksaan berkala terhadap rem, ban, lampu, kemudi, serta komponen utama lainnya diperlukan untuk mengantisipasi kerusakan teknis yang dapat berujung pada kecelakaan.

Polsek Kapuas juga mengingatkan pengguna jalan agar menyesuaikan kecepatan dengan kondisi kendaraan, muatan, dan karakteristik jalan. Pengemudi diminta segera menghentikan kendaraan di lokasi aman apabila mengetahui adanya gangguan teknis yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi pengendara, terutama pengemudi kendaraan angkutan, bahwa pemeriksaan teknis sebelum perjalanan merupakan langkah penting untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kegagalan fungsi kendaraan di jalan raya. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com