PROBOLINGGO-Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Komisariat Pondok Pesantren Nurul Jadid (PK IPPNU PP NJ) kembali mengadakan kegiatan MAKESTA (Masa Kesetiaan Anggota) pada Jum’at, 15 Mei 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Mini Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton ini berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB dengan penuh semangat, kebersamaan, dan antusiasme dari seluruh peserta.
MAKESTA merupakan salah satu kegiatan penting dalam proses pengkaderan anggota IPPNU. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih dalam tentang organisasi IPPNU, menanamkan rasa cinta terhadap Nahdlatul Ulama, serta membentuk karakter pelajar yang berakhlak, disiplin, dan bertanggung jawab. Tidak hanya menjadi kegiatan formal organisasi, MAKESTA juga menjadi wadah pembelajaran bagi para pelajar untuk memahami pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.
Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai pemateri yaitu Alif Hidayatullah yang menyampaikan materi tentang Ke-NU-an dan Keaswajaan. Materi yang disampaikan memberikan pemahaman kepada peserta mengenai sejarah berdirinya Nahdlatul Ulama, peran NU dalam menjaga persatuan bangsa, serta pentingnya memahami ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, beliau menjelaskan bahwa pelajar NU harus mampu menjadi generasi yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kuat dalam akhlak dan memiliki rasa tanggung jawab terhadap agama, bangsa, dan organisasi. Menurut beliau, tantangan generasi muda saat ini semakin besar karena perkembangan teknologi dan media sosial dapat memberikan dampak positif maupun negatif tergantung bagaimana cara menggunakannya.
“Sebagai pelajar NU, kita harus mampu menjaga adab, menjaga persatuan, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Aswaja. Jangan sampai generasi muda kehilangan arah karena pengaruh zaman,” ujar beliau di hadapan peserta MAKESTA.
Suasana kegiatan berlangsung sangat interaktif. Para peserta terlihat aktif mendengarkan materi, mencatat penjelasan, hingga mengajukan berbagai pertanyaan seputar organisasi dan nilai-nilai Aswaja. Hal tersebut menunjukkan semangat para anggota dalam belajar dan memahami peran mereka sebagai kader IPPNU.
Selain penyampaian materi, kegiatan MAKESTA juga menjadi ajang mempererat ukhuwah atau persaudaraan antaranggota. Kebersamaan yang terjalin selama kegiatan menciptakan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Para peserta tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga pengalaman berorganisasi yang dapat melatih rasa percaya diri, kerja sama, serta jiwa kepemimpinan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa PK IPPNU PP Nurul Jadid terus berkomitmen dalam mencetak kader pelajar yang aktif, kreatif, disiplin, dan memiliki loyalitas tinggi terhadap organisasi. Dengan adanya MAKESTA diharapkan para anggota baru dapat memahami pentingnya peran pelajar NU dalam menjaga tradisi, nilai keislaman, dan semangat kebangsaan.
Melalui kegiatan ini pula, para peserta diharapkan mampu menjadi generasi penerus yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar, baik di pesantren, sekolah, maupun masyarakat. Semangat belajar, semangat berorganisasi, dan semangat menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah menjadi bekal penting dalam menghadapi masa depan.
Kegiatan MAKESTA PK IPPNU PP Nurul Jadid ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh peserta dan pengurus. Dengan penuh harapan, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal lahirnya kader-kader IPPNU yang militan, berintegritas, serta mampu meneruskan perjuangan Nahdlatul Ulama di masa yang akan datang.(Zh/adl)
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan