Polda Kaltim menyediakan 13 jenis pelayanan kesehatan bagi sejumlah kelompok masyarakat serta menyalurkan 250 paket bantuan sosial dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80.
BALIKPAPAN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur (Kaltim) menghadirkan 13 jenis layanan kesehatan bagi masyarakat dan menyalurkan 250 paket bantuan sosial melalui Bakti Kesehatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Markas Komando (Mako) Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Kaltim, Kawasan Stalkuda, Balikpapan, Selasa (23/06/2026).
Kegiatan yang digelar untuk menyambut Hari Bhayangkara ke-80 itu menyasar berbagai kelompok masyarakat, antara lain pengemudi ojek daring, petugas kebersihan kota, warga dengan diabetes, penyandang disabilitas, pekerja, dan buruh.
Selain memberikan pelayanan kesehatan, Polda Kaltim menyerahkan Kartu Bhayangkara Prioritas kepada kelompok pekerja dan buruh. Sebanyak 250 paket bantuan sosial juga disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltim Endar Priantoro, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Kaltim Adrianto Jossy Kusumo, pejabat utama Polda Kaltim, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi kesehatan, mitra kerja, organisasi masyarakat, dan tenaga medis.
Kapolda Kaltim mengatakan, Bakti Kesehatan Polri merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk komitmen Polri menghadirkan pelayanan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Menurut Endar, perjalanan Polri yang memasuki usia 80 tahun menjadi momentum refleksi untuk memperkuat institusi yang Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (Presisi), semakin dekat dengan masyarakat, serta semakin dipercaya.
Ia menegaskan, tugas Polri tidak terbatas pada penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan. Polri juga memiliki tanggung jawab sosial untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, masyarakat yang sehat dan produktif turut mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Hal tersebut dinilai penting karena Kaltim merupakan wilayah strategis yang menjadi penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Layanan yang diberikan dalam kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gigi, pengobatan umum, pelayanan dokter spesialis, operasi bedah minor, donor darah, khitan massal, pembagian vitamin, dan sejumlah pelayanan kesehatan lainnya.
Endar menyatakan pelaksanaan layanan kesehatan tersebut melampaui target yang telah ditetapkan. Namun, rincian jumlah target dan realisasi penerima layanan tidak disampaikan.
“Pada intinya kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Karena dengan masyarakat yang sehat, maka kehidupan sosial dan stabilitas kamtibmas juga dapat terjaga dengan baik,” ungkap Irjen Pol Endar.
Dalam wawancara dengan awak media, Kapolda Kaltim menjelaskan bahwa Bakti Kesehatan Polri tidak hanya dilaksanakan di tingkat Polda, tetapi juga digelar serentak oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) di Kaltim.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan mengikuti puncak Bakti Kesehatan menjelang Hari Bhayangkara ke-80 secara daring dari Lapangan Sekolah Polisi Wanita Polri, Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo serta dihadiri Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), dan sejumlah pejabat utama Markas Besar (Mabes) Polri.
Kapolda Kaltim berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Polri juga berkomitmen melanjutkan kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata serta memperkuat semangat gotong royong untuk mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera. []
Penulis: Irwanto Sianturi | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan