Kebakaran dini hari di Kecamatan Biatan diduga dipicu korsleting listrik dan menyebabkan kerugian hingga Rp150 juta tanpa korban jiwa.
BERAU – Dugaan korsleting listrik memicu kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah sekaligus warung milik warga di RT 002 Kampung Biatan Bapinang, Kecamatan Biatan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim), Jumat (01/05/2026) dini hari. Peristiwa ini menyebabkan kerugian materiil sekitar Rp150 juta, meski tidak menimbulkan korban jiwa.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 00.30 Wita saat dua penghuni rumah, Sahrul (40) dan Nemih (46), tengah bersiap untuk beristirahat. Api pertama kali diketahui berasal dari bagian warung yang berada di satu bangunan dengan rumah tersebut.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Talisayan, Rachmat Wiwid Dianto, menjelaskan bahwa korban sempat melihat tanda-tanda kebakaran sebelum api membesar.
“Korban melihat kepulan asap dari bagian warung, kemudian segera keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan,” ujarnya sebagaimana dilansir Banjarmasin Post, Sabtu (02/05/2026).
Teriakan korban segera mengundang perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan untuk membantu proses evakuasi barang. Salah satu warga juga langsung menghubungi layanan darurat 110 serta petugas pemadam kebakaran Kecamatan Biatan.
Personel Pos Polisi (Pospol) Biatan dari Kepolisian Sektor (Polsek) Talisayan tiba di lokasi sekitar pukul 00.45 Wita dan segera bergabung dengan warga serta petugas pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman.
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.50 Wita setelah dilakukan upaya pemadaman secara bersama-sama,” jelas Kapolsek.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting arus listrik yang dengan cepat menyebar dan menghanguskan bangunan.
Meski tidak ada korban jiwa maupun luka, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp150 juta, meliputi bangunan rumah dan sejumlah barang elektronik seperti kulkas, televisi, serta mesin cuci.
Kapolsek Talisayan mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang bersumber dari instalasi listrik rumah tangga.
“Kami mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik di rumah guna mencegah kejadian serupa,” pungkasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi warga untuk memastikan keamanan instalasi listrik demi menghindari risiko kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan