Udara Berbahaya, Polres Gumas Perkuat Dukungan Kesehatan Sekolah

Polres Gumas menyalurkan oksigen portable, masker, dan susu ke Sekolah Rakyat Perintis sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pencegahan karhutla di tengah kondisi udara yang dinilai berbahaya.

GUNUNG MAS – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kesehatan mendorong Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas (Gumas) memperkuat dukungan kesehatan di lingkungan sekolah. Salah satunya melalui penyaluran oksigen portable, masker, dan susu kepada Sekolah Rakyat Perintis di Jalan Sangkurun, Gumas, Senin (21/09/2026).

Bantuan tersebut disalurkan dalam kegiatan bakti kesehatan Polres Gumas yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB. Oksigen portable diberikan untuk mendukung kesiapsiagaan Unit Kesehatan Sekolah (UKS), sedangkan masker dan susu dibagikan sebagai dukungan kesehatan di tengah kondisi udara yang terdampak kabut asap.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gumas Arum Sari Puspita Dewi mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan warga yang terdampak kualitas udara akibat karhutla, sebagaimana diberitakan Lintas Kalimantan, Senin (21/09/2026).

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan dan dukungan kesehatan kepada masyarakat, sekaligus mengingatkan situasi udara di Gunung Mas kategori berbahaya,” ujar Arum.

Selain memberikan bantuan kesehatan, personel Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Gumas menyampaikan edukasi mengenai pencegahan karhutla. Masyarakat diingatkan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena tindakan tersebut berpotensi memicu kebakaran sekaligus memperburuk kondisi udara.

Arum juga meminta masyarakat meningkatkan perlindungan diri ketika beraktivitas di luar rumah selama kualitas udara belum membaik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar serta mengajak masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut melibatkan pihak Sekolah Rakyat Perintis serta mitra, yakni FIFGROUP dan TRIO Motor. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperluas dukungan pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai risiko karhutla.

Pemberian oksigen portable diharapkan dapat memperkuat kesiapan UKS dalam menghadapi kebutuhan kesehatan di lingkungan sekolah. Sementara itu, pembagian masker dan susu menjadi bagian dari dukungan bagi warga serta lingkungan sekolah di tengah kondisi udara yang dinilai berbahaya.

Polres Gumas juga mendorong masyarakat tidak hanya menjaga kesehatan selama terjadi kabut asap, tetapi turut mengambil peran dalam mencegah sumber kebakaran. Kesadaran untuk tidak membakar lahan diharapkan dapat membantu mengurangi risiko karhutla dan dampaknya terhadap kesehatan serta lingkungan. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *