Damkar Kobar mengevakuasi seekor ular sanca dari kandang warga di Natai Raya dalam waktu sekitar 10 menit dan mengimbau masyarakat tidak menangkap sendiri satwa liar.
KOTAWARINGIN BARAT – Respons cepat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mencegah potensi bahaya setelah seekor ular sanca ditemukan di area kandang milik warga di Jalan Natai Raya, Kelurahan Natai Raya, Kecamatan Arut Selatan, Jumat siang (19/06/2026).
Keberadaan ular tersebut dilaporkan warga bernama Bayu Nur Wahyudi kepada Markas Komando (Mako) Damkar Kobar sekitar pukul 11.42 WIB melalui aplikasi WhatsApp. Pelapor khawatir ular yang berada di sekitar kandang itu membahayakan penghuni rumah maupun hewan ternak.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas piket Regu I Damkar Kobar langsung menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas melakukan identifikasi dan memastikan satwa tersebut merupakan ular sanca (Pythonidae) yang berada di dalam kandang.
Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman, Penyelamatan, Sarana, dan Prasarana Damkar Kobar Fahliansyah mengatakan, penanganan cepat terhadap laporan warga menjadi bagian dari pelayanan penyelamatan nonkebakaran, termasuk evakuasi satwa atau animal rescue.
“Setiap laporan masyarakat kami tindak lanjuti dengan cepat. Penanganan ular dilakukan menggunakan peralatan yang sesuai agar proses evakuasi berlangsung aman, baik bagi petugas, warga maupun satwa tersebut,” ujar Fahliansyah, sebagaimana dilansir Mmc Kobar, Jumat, (19/06/2026).
Proses evakuasi berlangsung sekitar 10 menit. Dengan peralatan yang sesuai dan keterampilan petugas, ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan di sekitar kandang warga.
Setelah dievakuasi, ular tersebut dibawa ke tempat yang aman untuk penanganan lebih lanjut sesuai prosedur. Damkar Kobar memastikan tindakan itu dilakukan agar keselamatan warga tetap terjaga tanpa membahayakan satwa yang dievakuasi.
Damkar Kobar mengimbau masyarakat tidak menangkap sendiri ular atau satwa liar yang masuk ke lingkungan permukiman. Warga diminta segera menghubungi Mako Damkar Kobar jika menemukan kondisi berbahaya agar penanganan dapat dilakukan cepat, aman, dan profesional. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan