ilustrasi

Viral di Sampit, Polisi Selidiki Identitas Terduga Pencuri Mesin Air

Polisi belum dapat memastikan apakah pria yang diamankan dalam kasus pencurian mesin air merupakan orang yang sama dengan terduga pencuri buah mangga di Baamang.

KOTAWARINGIN TIMUR – Kepolisian Sektor (Polsek) Baamang meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai keterlibatan seorang pria dalam dua kasus pencurian berbeda sebelum penyelidikan selesai. Pria yang diamankan warga karena diduga mencuri mesin air di Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), belum dapat dipastikan sebagai orang yang sama dalam kasus dugaan pencurian buah mangga sebelumnya.

Kasus dugaan pencurian mesin air itu terjadi di kawasan Jalan Wengga Metropolitan, Kelurahan Baamang Barat. Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat setelah rekaman saat warga mengamankan terduga pelaku beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman tersebut, seorang pria berkaus gelap terlihat berada dalam penguasaan warga. Pria itu kemudian diserahkan kepada kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Baamang Helmi Hamdani membenarkan bahwa pria tersebut telah diamankan di Polsek Baamang terkait dugaan pencurian mesin air.

“Benar kejadian ini, pencurian mesin air. Pelaku saat ini diamankan di Polsek Baamang,” ujar Helmi saat dikonfirmasi, Senin (27/07/2026).

Penyidik masih memeriksa terduga pelaku dan barang bukti untuk mengetahui kronologi kejadian, cara pengambilan mesin air, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Di tengah proses penyelidikan, muncul dugaan dari sejumlah warga bahwa pria tersebut merupakan orang yang sama dengan sosok yang sebelumnya sempat menjadi perbincangan karena diduga mencuri buah mangga di Jalan Gunung Bromo, Kelurahan Baamang Tengah.

Dugaan itu muncul karena warga menilai terdapat kemiripan ciri fisik, termasuk kondisi rambut bagian depan pria tersebut. Dalam peristiwa sebelumnya, bagian rambut terduga pencuri buah mangga disebut sempat dicukur oleh warga.

Namun, polisi belum membenarkan dugaan keterkaitan kedua perkara itu. Kapolsek Baamang menegaskan bahwa penyidik masih membutuhkan pemeriksaan dan pembuktian sebelum menarik kesimpulan.

“Terkait itu masih didalami dan dibuktikan kebenarannya,” katanya.

Pemeriksaan terhadap terduga pelaku dalam kasus pencurian mesin air masih berlangsung, sebagaimana diberitakan Tribunkalteng, Senin, (27/07/2026). Polisi juga mendalami informasi mengenai kasus sebelumnya untuk memastikan apakah terdapat hubungan antara kedua peristiwa tersebut.

Kepolisian mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menyebarkan tuduhan atau menyimpulkan keterlibatan seseorang hanya berdasarkan kemiripan fisik maupun informasi yang beredar di media sosial. Penentuan keterlibatan seseorang harus didasarkan pada alat bukti dan hasil pemeriksaan penyidik.

Selama proses hukum berjalan, kepolisian tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Hasil penyelidikan diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai kronologi pencurian mesin air sekaligus menjawab dugaan keterkaitan terduga pelaku dengan kasus pencurian buah mangga di Baamang. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com