Warga Madurejo Dikejutkan Biawak di Dalam Dapur

Petugas Damkar Kobar mengevakuasi biawak sepanjang satu meter dari dapur rumah warga dalam waktu sekitar 10 menit dan mengingatkan masyarakat agar tidak menangani satwa liar secara mandiri.

KOTAWARINGIN BARAT – Layanan penyelamatan nonkebakaran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali membantu warga setelah seekor biawak air tawar masuk ke dapur rumah di Jalan Puspa Indah Nomor 10, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Senin (03/08/2026) malam.

Biawak sepanjang kurang lebih satu meter itu berhasil dievakuasi dalam waktu sekitar 10 menit tanpa menyebabkan cedera terhadap penghuni rumah maupun satwa. Penanganan dilakukan untuk mencegah potensi bahaya apabila biawak merasa terancam dan memberikan perlawanan.

Kejadian tersebut, sebagaimana dilansir Mmc Kobar, Selasa, (04/08/2026), bermula ketika seorang warga bernama Muhammad Sahid menghubungi Markas Komando (Mako) Damkar Kobar melalui aplikasi WhatsApp pada pukul 19.35 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Pelapor menyampaikan bahwa seekor biawak bersembunyi di bawah tempat pencucian piring di bagian dapur. Keberadaan satwa tersebut menimbulkan kekhawatiran karena berpotensi membahayakan penghuni rumah.

Menindaklanjuti laporan itu, petugas piket Regu III Damkar Kobar segera menuju lokasi. Setelah melakukan asesmen terhadap kondisi rumah dan posisi satwa, petugas mengamankan biawak menggunakan prosedur penyelamatan satwa atau animal rescue.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana Damkar Kobar Fahliansyah mengingatkan masyarakat agar tidak menangani satwa liar secara mandiri karena dapat membahayakan keselamatan.

“Biawak pada umumnya akan menghindari manusia, namun apabila merasa terancam dapat memberikan perlawanan. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menjaga jarak, serta segera menghubungi Damkar di nomor 0812-9046-1661 apabila menemukan satwa liar di lingkungan rumah agar dapat ditangani secara aman dan profesional,” ujar Fahliansyah.

Menurut Fahliansyah, warga juga perlu menjaga kebersihan lingkungan, memangkas semak-semak di sekitar rumah, dan menutup celah yang dapat menjadi akses masuk atau tempat persembunyian satwa liar.

Langkah pencegahan tersebut dinilai penting, terutama pada permukiman yang berada di dekat semak, lahan kosong, saluran air, atau habitat alami satwa. Keberadaan sumber makanan di sekitar rumah juga berpotensi menarik hewan liar masuk ke lingkungan warga.

Damkar Kobar memastikan layanan rescue tersedia selama 24 jam untuk menangani kebakaran maupun kondisi kedaruratan nonkebakaran. Layanan tersebut diharapkan membantu masyarakat memperoleh penanganan yang aman ketika menemukan satwa liar atau menghadapi situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com