Pekan Kreativitas Pemuda Mura Dorong Generasi Muda Kritis di Era Digital

Pekan Kreativitas Pemuda 2026 di Murung Raya menghadirkan beragam perlombaan sekaligus mendorong generasi muda mengembangkan bakat, memperkuat karakter, dan meningkatkan literasi digital.

MURUNG RAYA – Kemampuan memilah informasi digital dan berpikir kritis menjadi salah satu bekal penting yang perlu dimiliki generasi muda di tengah derasnya arus informasi. Pesan tersebut menjadi bagian dari Pekan Kreativitas Pemuda 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) untuk menyambut Hari Sumpah Pemuda ke-98.

Kegiatan itu dibuka Bupati Mura Heriyus melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Mura Lynda Kristiane di Aula Rumah Jabatan Bupati, Jumat (23/10/2026). Selain mengembangkan kreativitas, kegiatan ini diarahkan untuk membentuk pemuda yang berkarakter, inovatif, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Dalam sambutan Heriyus yang dibacakan Lynda, generasi muda disebut sebagai aset penting sekaligus penentu masa depan daerah. Karena itu, pemuda didorong membekali diri dengan kreativitas, penguasaan teknologi, inovasi, dan kemampuan literasi agar mampu menghadapi perubahan zaman.

Heriyus juga mengingatkan bahwa kemampuan menggunakan teknologi perlu diimbangi kecermatan dalam memahami informasi. Pemuda diharapkan tidak langsung mempercayai atau menyebarkan kabar yang belum terverifikasi, tetapi membiasakan diri membaca dan memeriksa konteks sebelum mengambil kesimpulan.

“Generasi muda harus membiasakan diri membaca, memahami konteks informasi dan bersikap kritis sebelum mempercayai atau menyebarkan berita. Dengan demikian, mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, santun, bijak dan bertanggung jawab,” ucapnya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (DKOP) Mura Jayadie Y. Dadi mengatakan, Pekan Kreativitas Pemuda menjadi wadah bagi peserta untuk mengembangkan bakat, minat, serta potensi yang dimiliki. Kegiatan tersebut juga diharapkan memperkuat persatuan, patriotisme, dan kepedulian pemuda terhadap pembangunan daerah maupun bangsa.

Beragam perlombaan disiapkan untuk menyalurkan kemampuan peserta. Agenda tersebut meliputi vokal solo pop dan dangdut, senam kreasi, peragaan busana adat Nusantara dan batik kreasi, yel-yel, cerdas cermat, pidato, serta pembuatan video pendek atau vlog.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mura sekaligus Ketua Forum Peningkatan Kualitas Keluarga (Puspa) Mura Dina Maulidah, sejumlah kepala perangkat daerah, organisasi kepemudaan, peserta dari berbagai sekolah, dan tamu undangan.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Mura berharap generasi muda memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan, mengembangkan kreativitas, serta membangun kepercayaan diri. Perpaduan antara keterampilan, karakter, dan literasi diharapkan dapat melahirkan pemuda yang mampu menghadapi tantangan zaman sekaligus menjaga nilai kebangsaan. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *