Percikan Mesin Jadi Petaka, Speedboat Warga Lenyap di Laut

TARAKAN – Insiden kebakaran speedboat kembali terjadi di perairan Juata Laut, Kota Tarakan. Sebuah speedboat milik warga dilaporkan terbakar hebat hingga akhirnya tenggelam saat hendak diberangkatkan menuju lokasi tambak, Kamis (08/01/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WITA di kawasan belakang PT Bonanja, RT 16 Juata Laut. Saat itu, speedboat bermesin 40 PK tengah dipersiapkan untuk berangkat ke area tambak kepiting di perairan depan Pulau Tibi, Kabupaten Bulungan, dengan membawa sembako serta stok bahan bakar minyak (BBM).

Motoris speedboat, Supri, bersiap menyalakan mesin ketika insiden terjadi. Berdasarkan keterangan kepolisian, api tiba-tiba muncul sesaat setelah mesin dihidupkan.

Kapolsek Tarakan Utara, IPTU Ghazy Prima Daffa Ohoirat, mengungkapkan bahwa sumber api diduga berasal dari percikan mesin yang langsung menyambar jeriken BBM di sekitarnya. “Ketika mesin mulai dioperasikan, muncul percikan dari bagian mesin. Di sekitar mesin terdapat jeriken berisi BBM, sehingga api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan,” jelas Ghazy.

Melihat api membumbung tinggi, Supri langsung menyelamatkan diri dengan melompat ke laut. Ia berenang menjauh untuk menghindari kobaran api yang terus melahap badan speedboat.

Dalam kurun waktu sekitar 15 menit, hampir seluruh bagian perahu dilalap api sebelum akhirnya tenggelam ke perairan Juata Laut. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. “Motoris berhasil menyelamatkan diri. Tidak ada korban meninggal maupun luka,” ujar Kapolsek.

Speedboat tersebut diketahui merupakan milik warga bernama Bunga. Saat kejadian, pemilik tidak berada di lokasi, sementara Supri hanya bertugas sebagai motoris.

Akibat peristiwa ini, kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta. Kerusakan meliputi bodi speedboat, mesin, sistem kemudi, bahan bakar, serta perlengkapan lain yang ikut terbakar dan tenggelam.

Hingga kini, polisi masih mendalami penyebab pasti kebakaran. Selain percikan mesin, kemungkinan adanya uap atau tumpahan BBM disebut turut mempercepat penyebaran api. “Kami masih melakukan penyelidikan lanjutan. Dugaan awal berasal dari mesin, namun faktor lain masih kami dalami,” tambah Ghazy.

Petugas kepolisian telah mengamankan lokasi kejadian dan meminta keterangan dari saksi-saksi serta motoris guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut. []

Admin03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com