Anggaran Terbatas, Perjuangan Jalan Krayan Masih Panjang

NUNUKAN – Sorotan terhadap kerusakan infrastruktur jalan di wilayah perbatasan Krayan, Kalimantan Utara, mendapat respons dari parlemen. Anggota Komisi II DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Utara menilai aspirasi warga Krayan Timur terkait kondisi akses utama yang rusak berat harus segera ditindaklanjuti pemerintah pusat.

Sebelumnya, warga bersama pelajar di Kecamatan Krayan Timur menggelar aksi damai dengan menyampaikan surat terbuka kepada Presiden Republik Indonesia. Aksi tersebut menyebar luas di media sosial dan memantik perhatian publik terhadap keterisolasian wilayah perbatasan akibat jalan yang berlumpur dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi II DPR RI, Deddy Yevri Hanteru Sitorus, menyebut persoalan infrastruktur dasar di Krayan menjadi perhatian serius lembaganya. “Kebutuhan pembangunan jalan di kawasan perbatasan sudah kami dorong agar masuk prioritas anggaran, meskipun prosesnya tidak singkat,” ujarnya, sebagaimana dilansir laman resmi Pemerintah Kabupaten Nunukan, Minggu (08/02/2026).

Ia menjelaskan keterbatasan fiskal nasional menjadi salah satu hambatan percepatan pembangunan. Meski demikian, upaya penganggaran tetap dilakukan agar proyek jalan dapat berjalan bertahap. “Target awalnya tersedia pendanaan ratusan miliar rupiah untuk menyelesaikan ruas hingga Binuang. Adapun lanjutan dari Binuang menuju Long Midang masih memerlukan biaya sangat besar, sehingga membutuhkan perjuangan berkelanjutan,” jelasnya.

Deddy menegaskan DPR RI akan terus mengawal aspirasi masyarakat perbatasan agar memperoleh perhatian lebih dalam kebijakan pembangunan nasional. “Suara warga Krayan tidak boleh diabaikan. Kami akan terus mendorong pemerintah pusat memberi perhatian yang proporsional,” tegasnya.

Diketahui, jalan Pa’ Kebuan–Long Umung merupakan jalur vital yang menopang aktivitas ekonomi, pendidikan, serta pelayanan dasar masyarakat di kawasan perbatasan. Kerusakan parah pada ruas tersebut dinilai semakin memperkuat ketertinggalan wilayah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com