TANAH LAUT – Warga Desa Nusa Indah, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, digegerkan dengan penemuan seorang pria lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Jumat pagi (13/03/2026).
Korban diketahui bernama Tumari (72), seorang petani yang selama ini tinggal seorang diri di rumahnya yang berada di RT 1 RW 1 Desa Nusa Indah.
Penemuan jasad korban bermula ketika salah seorang warga setempat merasa ada yang tidak biasa dengan aktivitas Tumari. Biasanya, korban selalu terlihat keluar rumah pada pagi hari untuk beraktivitas seperti biasa.
Seorang warga bernama Jumiati mengaku mulai curiga ketika hingga pagi hari korban tidak tampak keluar dari rumahnya. “Biasanya beliau sudah terlihat keluar rumah sejak pagi untuk beraktivitas, tetapi hari itu tidak terlihat sama sekali,” ujar Jumiati.
Merasa khawatir terjadi sesuatu, Jumiati kemudian mengajak warga lain, Ismina, untuk memastikan kondisi Tumari. Keduanya sempat memanggil korban dari luar rumah, namun tidak mendapat respons.
Karena tidak ada jawaban dari dalam rumah, warga akhirnya membuka pintu rumah tersebut untuk memastikan keadaan korban.
Di dalam kamar rumahnya, Tumari ditemukan sudah terbaring dalam kondisi tidak bernyawa. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada aparat setempat. Mendapat laporan tersebut, anggota Polsek Bati-Bati segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.
Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan melalui Kapolsek Bati-Bati AKP Muhammad Alfiannor membenarkan adanya laporan penemuan seorang warga yang meninggal dunia di rumahnya. “Anggota kami segera menuju lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat untuk melakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian,” kata AKP Alfiannor.
Petugas kepolisian kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi bersama tenaga medis dari Puskesmas setempat.
Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di sekitar tempat korban ditemukan juga terdapat beberapa obat-obatan yang diduga biasa dikonsumsi oleh Tumari.
“Menurut informasi dari warga, korban sempat mengeluhkan sesak napas pada hari sebelumnya. Hasil pemeriksaan medis juga tidak menunjukkan adanya tanda kekerasan sehingga diduga korban meninggal dunia akibat sakit,” jelasnya.
Karena korban diketahui tidak memiliki keluarga dekat, pihak pemerintah desa mengambil keputusan terkait penanganan jenazah.
Kepala Desa Nusa Indah Bibit Guntoro menyatakan bahwa pihak desa membuat surat pernyataan resmi untuk menolak dilakukannya autopsi terhadap jenazah korban.
Selanjutnya, jenazah Tumari akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Muslimin Desa Nusa Indah, Kecamatan Bati-Bati.
Peristiwa ini sempat mengundang perhatian warga sekitar, mengingat korban selama ini dikenal sebagai sosok yang hidup sederhana dan tinggal seorang diri di rumahnya. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan