BALIKPAPAN — Suasana Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Sabtu (14/03/2026) pagi dipadati ratusan calon pemudik yang bersiap pulang ke kampung halaman. Mereka tampak membawa tas dan koper, menunggu waktu keberangkatan kapal yang akan membawa mereka menuju Surabaya, Jawa Timur. Wajah-wajah penuh semangat dan kebahagiaan terlihat dari para pemudik yang hendak merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga.
Para pemudik tersebut dijadwalkan berangkat menggunakan KM Dorolonda yang bertolak dari Pelabuhan Semayang pada pukul 09.00 WITA. Kapal penumpang milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) itu menjadi sarana transportasi utama bagi para peserta program Mudik Gratis BUMN 2026 yang mengusung tema “Mudik Nyaman Bersama”.
Sebanyak 1.230 pemudik diberangkatkan secara gratis melalui program Mudik Gratis BUMN 2026 “Mudik Nyaman Bersama” yang digelar PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI). Program ini merupakan bagian dari inisiatif perusahaan pelayaran nasional tersebut dalam memberikan kemudahan akses transportasi bagi masyarakat menjelang Lebaran.
Prosesi pelepasan keberangkatan para pemudik dilakukan secara simbolis melalui penekanan tombol oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PELNI, Anik Hidayati. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) serta instansi terkait di lingkungan Pelabuhan Semayang.
Dalam kesempatan tersebut, Anik menjelaskan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk kontribusi PELNI dalam mendukung mobilitas masyarakat selama periode Lebaran, sekaligus memberikan alternatif perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat.
“Program Mudik Gratis BUMN 2026 ini memberangkatkan total 1.230 pemudik menggunakan KM Dorolonda. Program ini merupakan kolaborasi sejumlah BUMN, yakni PELNI 445 tiket, PLN 530 tiket, Telkomsel 200 tiket, dan Askrindo 55 tiket,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antar-BUMN dalam pelaksanaan program mudik gratis tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam membantu meringankan beban biaya transportasi selama musim mudik Lebaran.
Anik juga menyampaikan bahwa rute Balikpapan menuju Surabaya dipilih karena tingginya mobilitas masyarakat asal Pulau Jawa yang bekerja di wilayah Kalimantan, terutama di Kalimantan Timur. Setiap tahun, rute tersebut menjadi salah satu jalur favorit bagi para pemudik.
“Sebagai bagian dari kolaborasi BUMN, PELNI terus berkomitmen mendukung program mudik gratis nasional. Kami berharap perjalanan para pemudik berjalan lancar dan silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman semakin erat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Cabang PELNI Balikpapan Ridwan Mandaliko menjelaskan bahwa para peserta program mudik gratis diberangkatkan bersama penumpang reguler dalam satu jadwal keberangkatan yang sama menggunakan KM Dorolonda.
“Total penumpang onboard KM Dorolonda hari ini mencapai 2.512 orang. Kami memperkirakan puncak arus mudik dari Pelabuhan Balikpapan akan terjadi pada 18 Maret, dengan tujuan favorit Surabaya dan Parepare,” jelasnya.

Di antara para peserta program tersebut, Ruswanto menjadi salah satu pemudik yang merasa terbantu dengan adanya fasilitas mudik gratis. Ia mengaku bersyukur dapat pulang ke kampung halaman bersama keluarganya tanpa harus mengeluarkan biaya transportasi yang cukup besar.
“Alhamdulillah programnya bagus dan sangat membantu. Saya bersama empat anggota keluarga ikut berangkat ke Surabaya setelah menunggu proses verifikasi sekitar tiga hari,” ujarnya.

Program Mudik Gratis BUMN sendiri merupakan bagian dari agenda Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PELNI yang telah dilaksanakan sejak tahun 2022. Program tersebut terus berkembang dari tahun ke tahun dengan cakupan rute dan jumlah peserta yang semakin meningkat.
Pada tahun pertama pelaksanaannya, PELNI menyediakan empat unit bus mudik gratis dengan rute Jakarta–Surabaya, Jakarta–Semarang, dan Jakarta–Lampung. Kemudian pada tahun 2023 program tersebut mulai menggunakan moda transportasi laut dengan kuota 300 penumpang untuk rute Jakarta–Batam dan Kumai–Semarang.
Selanjutnya pada tahun 2024 tersedia 300 tiket gratis untuk rute Balikpapan–Surabaya, sedangkan pada tahun 2025 jumlah kuota meningkat menjadi 500 tiket dengan rute Sampit–Semarang.
Pada tahun 2026 ini, selain rute Balikpapan–Surabaya, program Mudik Gratis TJSL PELNI juga melayani sejumlah rute lain, di antaranya Kumai–Semarang, Pontianak–Surabaya, Jakarta–Ambon, serta beberapa rute di kawasan timur Indonesia seperti Jayapura menuju Biak, Nabire, dan Sorong.
Saat ini PELNI mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 483 ruas pelayaran dan singgah di 75 pelabuhan di seluruh Indonesia. Selain melayani angkutan penumpang, perusahaan tersebut juga mengoperasikan kapal perintis, kapal rede, serta layanan logistik melalui program tol laut guna mendukung konektivitas antardaerah di Indonesia. []
Penulis: Desy Alfy Fauzia | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan