Pengemudi Fortuner diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan melakukan manuver berbahaya hingga menabrak kendaraan lain di Tol Andara.
JAWA BARAT – Aksi berkendara berisiko tinggi di jalan tol kembali memicu kecelakaan. Seorang pengemudi Toyota Fortuner berinisial Rayhan Taufiq (28) diduga melaju ugal-ugalan hingga menyebabkan tabrakan di ruas Tol Depok–Antasari (Andara) yang mengakibatkan dua orang mengalami luka ringan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (24/3/2026) malam di Km 2 sebelum Gerbang Tol (GT) Andara. Kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (Kasat PJR) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya Reiki Indra Brata Manggala menyampaikan bahwa kecelakaan melibatkan kendaraan Toyota Fortuner dan Toyota Agya.
“Korban jiwa nihil, korban luka ringan dua orang perempuan,” kata Reiki sebagaimana dilansir Detiknews, Rabu, (25/03/2026).
Kecelakaan bermula saat kendaraan Fortuner melaju di lajur 2 dengan kecepatan tinggi, diperkirakan mencapai 100 kilometer per jam. Saat tiba di Km 02+400, pengemudi Fortuner berpindah ke bahu luar untuk menyalip kendaraan di depannya.
“Setibanya di Km 02+400, pihak pertama (Fotuner) berpindah ke bahu luar untuk menyalip kendaraan di depannya,” jelasnya.
Setelah berhasil menyalip, pengemudi Fortuner mencoba kembali ke lajur 1. Namun, di jalur tersebut terdapat kendaraan Toyota Agya yang hendak keluar melalui GT Andara, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. “Mobil pihak kedua (Agya) diketahui ingin keluar GT Andara 1,” ucapnya.
Benturan keras menyebabkan kendaraan Fortuner terguling dan melintang di lajur 2, sementara kedua kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
“Fortuner rusak pada bodi dan kaca depan hancur, bodi samping kiri dan kanan hancur beserta pintu rusak, bodi belakang hancur. Agya rusak pada bodi depan, bodi belakang kanan hancur,” ujarnya.
Insiden ini kembali menjadi pengingat penting bagi pengguna jalan tol untuk mematuhi batas kecepatan dan tidak melakukan manuver berbahaya yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.[]
Penulis: Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan