Insiden Kebakaran Kapal, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Seorang wakar kapal mengalami luka bakar setelah kebocoran gas diduga memicu kebakaran di dapur kapal di Sungai Barito.

BANJARMASIN, KALIMANTAN SELATAN – Insiden kebakaran di kapal tambat di Perairan Sungai Barito, Kelurahan Pelambuan, Kecamatan Banjarmasin Barat, menyebabkan seorang pria lanjut usia mengalami luka bakar serius, Rabu (25/3/2026) sekitar pukul 15.00 Wita.

Korban bernama Khairul Anwar (66), yang diketahui bekerja sebagai wakar kapal dan merupakan warga Jalan Bahagia, Teluk Tiram. Ia mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh setelah api tiba-tiba membesar di dapur kapal.

Peristiwa tersebut diduga dipicu kebocoran gas saat korban sedang merebus air di ruang dapur kapal. Posisi dapur yang berada di bagian bawah kapal membuat korban kesulitan menyelamatkan diri saat api mulai menyembur dan membesar.

“Ceritanya seperti itu. Saya dapat kabar dari istri korban, lalu langsung ke rumah sakit,” ujar Isnawati (25), keponakan korban, sebagaimana dilansir Radar Banjarmasin, Rabu (25/03/2026).

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar terutama di bagian wajah dan beberapa bagian tubuh lainnya. Meski demikian, korban dilaporkan masih dalam kondisi sadar saat dievakuasi.

“Luka bakar di wajah dan beberapa bagian tubuh. Kondisinya masih sadar dan sedang ditangani medis,” tambah Isnawati.

Korban kemudian dievakuasi oleh relawan dari Tim Gamer Yuka dan segera dilarikan ke Rumah Sakit TPT dr Soeharsono untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara itu, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan bersama Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banjarmasin telah mendatangi lokasi serta rumah sakit untuk melakukan penyelidikan.

Petugas meminta keterangan dari korban, keluarga, serta saksi guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada kebocoran gas di ruang tertutup kapal yang mempercepat penyebaran api.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat, khususnya pekerja di sektor perairan, untuk meningkatkan kewaspadaan dalam penggunaan gas di ruang terbatas seperti kapal guna mencegah risiko kebakaran yang dapat berakibat fatal.[]

Penulis: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com