Dua pria dilaporkan tenggelam setelah melompat ke Sungai Martapura dari Jembatan Dewi dan hingga kini masih dalam pencarian tim gabungan.
BANJARMASIN – Dugaan aksi nekat dua pria yang melompat ke Sungai Martapura dari Jembatan Dewi, Banjarmasin Tengah, berujung operasi pencarian oleh tim gabungan hingga Rabu (25/03/2026) malam, setelah keduanya dilaporkan tenggelam dan belum ditemukan.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 22.00 Wita di bantaran sungai Jalan Sungai Baru RT 2. Hingga kini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin bersama Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banjarmasin serta relawan masih melakukan penyisiran di lokasi kejadian.
Seorang saksi mata, Agus (57), yang bekerja sebagai penjaga parkir di kawasan kuliner eks Metro City, mengaku melihat langsung detik-detik kejadian tersebut.
“Yang pertama baju hitam terjun dari tengah jembatan. Tidak lama, satu lagi lari ke arah sini lalu langsung ikut terjun,” ujarnya, sebagaimana dilansir Radar Banjarmasin, Rabu (25/03/2026).
Menurut Agus, pria pertama mengenakan pakaian hitam dan melompat dari bagian tengah jembatan. Tidak berselang lama, pria kedua yang mengenakan baju cokelat berlari menuju area parkir sebelum ikut melompat ke sungai.
“Entah mau menolong atau bagaimana, yang baju cokelat juga ikut terbawa arus. Yang satu sempat mengarah ke Sungai Baru,” jelasnya. “Saya kira selamat, ternyata tenggelam juga sebelum sampai tepian,” lanjutnya.
Agus juga menyebut sebelum kejadian, kedua pria tersebut diduga sempat terlibat cekcok di sekitar lokasi. “Tadi terlihat seperti berselisih, ribut mulut. Setelah itu yang baju hitam terjun,” tambahnya.
Kuatnya arus Sungai Martapura diduga menjadi faktor utama yang menyebabkan keduanya tidak mampu menyelamatkan diri. Hingga kini, tim gabungan masih melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai serta mengumpulkan keterangan dari para saksi untuk memastikan kronologi pasti kejadian.
Operasi pencarian masih terus berlangsung dengan harapan kedua korban dapat segera ditemukan.[]
Penulis: Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan