Seorang anak di Balangan ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam penampungan air milik PDAM.
BALANGAN – Akses terbuka ke kolam penampungan air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Desa Badalungga, Kecamatan Awayan, menelan korban jiwa. Seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun bernama Hasan ditemukan meninggal dunia setelah diduga tenggelam, Rabu (25/03/2026) siang.
Korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh pihak keluarga sekitar pukul 14.00 Wita. Pencarian kemudian dilakukan secara mandiri oleh keluarga bersama warga dengan menyisir area permukiman hingga instalasi air di belakang desa.
Sekitar pukul 14.30 Wita, jasad korban ditemukan oleh seorang petugas PDAM dalam kondisi mengapung di kolam penampungan air. Korban sempat dievakuasi dan dilarikan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Awayan untuk mendapatkan penanganan darurat, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Awayan Lulus Pribadi membenarkan peristiwa tersebut dan menyatakan hasil pemeriksaan awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Pihak keluarga telah menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan memilih untuk tidak melakukan tuntutan hukum kepada pihak manapun,” ujar Lulus, sebagaimana dilansir Radar Banjarmasinm Rabu (25/03/2026).
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan sejumlah saksi untuk memastikan kronologi kejadian. Dari hasil penyelidikan awal, insiden tersebut disimpulkan sebagai kecelakaan akibat tenggelam.
Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Sementara itu, situasi di lokasi kejadian dilaporkan telah kondusif.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, terutama di sekitar area berisiko seperti kolam penampungan air, guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.[]
Penulis: Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan