Kebakaran akibat kebocoran gas elpiji di Siring Pagatan berhasil dikendalikan cepat oleh petugas sehingga tidak meluas.
TANAH BUMBU – Kecepatan respons petugas pemadam kebakaran (Damkar) Kusan Hilir menjadi faktor kunci dalam mencegah meluasnya kebakaran kios di kawasan wisata Siring Pagatan, Desa Sungai Lembu, Kecamatan Kusan Hilir, Rabu (25/03/2026) malam, meski satu unit kios tetap mengalami kerusakan akibat kobaran api.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 20.17 Wita saat aktivitas memasak berlangsung di dapur kios. Kebocoran tabung gas elpiji diduga menjadi pemicu munculnya api yang dengan cepat membesar dan menimbulkan kepulan asap tebal.
Kepala Desa (Kades) Sungai Lembu Rusniansyah menjelaskan insiden tersebut bermula dari kebocoran gas saat proses memasak.
“Kebakaran ini diakibatkan dari kebocoran gas elpiji pada saat aktivitas memasak. Api menghanguskan satu buah kios, tepatnya di bagian dapurnya,” ujar Rusniansyah sebagaimana diberitakan Tribunkalsel, Rabu, (25/03/2026).
Laporan kejadian segera disampaikan oleh Kades Sungai Lembu melalui sambungan WhatsApp kepada petugas pemadam kebakaran. Dalam waktu sekitar tiga menit, dua unit armada Damkar Kusan Hilir tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.
Petugas bersama warga setempat langsung melakukan pemadaman secara intensif guna mencegah api merembet ke bangunan lain di kawasan yang cukup padat aktivitas.
Upaya pemadaman berlangsung sekitar 30 menit hingga akhirnya api berhasil dikuasai sepenuhnya pada pukul 20.50 Wita tanpa kendala berarti.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian material yang dialami pemilik kios diperkirakan mencapai sekitar Rp10 juta akibat kerusakan pada bagian dapur dan struktur bangunan.
Situasi di lokasi kejadian saat ini telah dinyatakan aman dan terkendali. Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dalam penggunaan kompor gas, terutama di ruang tertutup, guna mencegah potensi kebakaran serupa di masa mendatang.[]
Penulis: Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan