Maling Sikat Brankas Berisi 1 Kg Emas Saat Pemilik Salat Id

Pencurian terjadi saat rumah kosong ditinggal Salat Idulfitri, pelaku membawa kabur brankas berisi emas dan uang tunai.

SULAWESI SELATAN – Aksi pencurian yang menyasar rumah kosong saat Salat Idulfitri terjadi di Kabupaten Pinrang, dengan pelaku berhasil membawa kabur brankas berisi emas seberat 1 kilogram dan uang tunai puluhan juta rupiah.

Peristiwa tersebut menimpa seorang perempuan berinisial HMD di Jalan Kemuning, Kelurahan Penrang, Kecamatan Watang Sawitto, pada Jumat (20/03/2026) sekitar pukul 07.30 WITA, saat seluruh penghuni rumah sedang melaksanakan Salat Id di Masjid An-Nur yang berada tidak jauh dari lokasi.

“Kami mendapatkan laporan korban aksi pencurian brankas emas berisi 1 kg emas dan uang tunai puluhan juta,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor (Polres) Pinrang Ananda, sebagaimana dilansir Detiknews, Kamis (26/03/2026).

Aksi pencurian diduga dilakukan saat kondisi rumah dalam keadaan kosong, sehingga pelaku leluasa membobol pagar dan masuk ke dalam rumah tanpa diketahui pemilik.

“Saat kejadian rumah korban dalam keadaan kosong ditinggal pemiliknya melaksanakan salat Idulfitri,” bebernya.

Kasus ini baru terungkap ketika suami korban bersama adik laki-lakinya pulang lebih awal dari masjid. Setibanya di rumah, mereka menemukan gembok pagar dalam kondisi rusak.

Merasa curiga, keduanya kemudian memeriksa bagian dalam rumah. Saat tiba di lantai dua, tepatnya di depan kamar utama, mereka mendapati brankas yang sebelumnya disimpan di lokasi tersebut telah hilang.

“Saat mengecek isi rumah, brankas yang berisi emas kurang lebih 1 kilogram dan uang tunai puluhan juta rupiah sudah tidak ada di tempat,” bebernya.

Menerima laporan tersebut, petugas Polres Pinrang langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan sejumlah bukti.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku serta kemungkinan keterlibatan komplotan dalam aksi pencurian tersebut.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan, khususnya saat rumah ditinggalkan dalam kondisi kosong pada momen hari besar keagamaan. []

Penulis: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com