BALIKPAPAN – Panglima Komando Daerah Militer VI/Mulawarman (Pangdam VI/Mulawarman) Krido Pramono menggelar kegiatan halal bihalal bersama insan pers di Skybox Komando Daerah Militer VI/Mulawarman (Kodam VI/Mulawarman), Jumat (27/03/2026), sebagai upaya mempererat sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan media usai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum penguatan kolaborasi antara TNI dan insan pers dalam menjaga stabilitas informasi di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara).
Sebelum acara inti, Pangdam VI/Mulawarman bersama jajaran pejabat Kodam VI/Mulawarman mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan, salah satunya pelepasan burung sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan.

Dalam keterangannya, Pangdam memastikan kondisi keamanan selama Ramadan hingga Idulfitri di Kaltim dan Kaltara tetap terkendali berkat sinergi lintas sektor. “Dari puasa Ramadan, Idulfitri hingga saat ini, situasi di Kaltim dan Kaltara tetap kondusif. Ini berkat kerja sama seluruh elemen, baik TNI, Polri, masyarakat, maupun rekan-rekan media,” ujar Pangdam.
Ia menegaskan, peran media memiliki kontribusi strategis dalam menciptakan suasana yang kondusif di tengah masyarakat. “Media juga memberikan kekuatan dalam menciptakan suasana yang sejuk, sehingga alhamdulillah tidak ada hal-hal yang menonjol,” katanya.
Selain itu, Pangdam menjelaskan bahwa kegiatan simbolis pelepasan burung memiliki makna mendalam terkait hubungan manusia dengan alam.
“Maknanya, selain TNI menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah serta melindungi segenap tumpah darah, kita juga harus menyatu dengan alam. Dari situ akan lahir energi kebaikan,” jelasnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara manusia dan lingkungan melalui berbagai program pelestarian. “Di antaranya menanam pohon, melepas burung, menebar benih ikan, hingga kegiatan konservasi seperti menjaga habitat pesut, buaya, dan lainnya,” tambahnya.
Pangdam berharap, sinergi antara kekuatan sumber daya manusia dan kelestarian alam dapat terus dijaga guna menciptakan keberlanjutan pembangunan dan stabilitas wilayah di masa depan.
“Agar kita memiliki kekuatan yang utuh, baik dari sumber daya manusia maupun alam yang insyaallah terus hidup dan memberi manfaat,” ujarnya. []
Penulis: Irwanto Sianturi | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan