DPRD Nunukan akan melakukan monitoring lapangan di empat dapil untuk memverifikasi LKPJ 2025 sebelum menyusun rekomendasi resmi.
NUNUKAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nunukan menegaskan akan menguji langsung capaian program pemerintah daerah melalui monitoring lapangan di empat daerah pemilihan (dapil), menyusul penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 oleh Bupati Nunukan dalam rapat paripurna, Jumat (28/03/2026).
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kesesuaian antara laporan yang disampaikan dengan kondisi riil di lapangan, sekaligus menjadi dasar penyusunan rekomendasi DPRD terhadap kinerja pemerintah daerah.
Ketua DPRD Nunukan Leppa menyatakan, dokumen LKPJ yang disampaikan masih berada pada tahap awal dan akan dibahas lebih mendalam oleh DPRD Nunukan.
“LKPJ ini baru tahap awal, selanjutnya, DPRD akan membahas secara lebih mendalam, dari capaian kerja yang disampaikan, ada program yang sudah mencapai 100 persen, namun ada juga yang masih perlu ditindaklanjuti, kami akan menelaah kembali laporan ini,” ujarnya, sebagaimana diwartakan Simp4tik, Jumat, (28/03/2026).
Sejalan dengan itu, anggota DPRD Nunukan Hamsing menegaskan bahwa pihaknya akan turun langsung melakukan pemantauan terhadap realisasi program di seluruh wilayah dapil.
“Kami akan melakukan monitoring LKPJ di empat daerah pemilihan (Dapil) dalam waktu dekat, setelah itu, hasil monitoring akan disampaikan kembali dalam rapat paripurna lengkap dengan rekomendasi DPRD,” jelasnya.
Ketua Komisi II DPRD Nunukan Andi Fajrul Syam menambahkan, LKPJ yang disampaikan Bupati Nunukan masih bersifat sementara sehingga perlu diverifikasi melalui data lapangan.
“Monitoring dilakukan untuk memastikan data di lapangan sesuai dengan laporan Bupati, dari grafik yang kami lihat, banyak program sudah menunjukkan pencapaian positif, misalnya, angka kemiskinan sudah menurun, dan beberapa program lain sudah terealisasi 100 persen,” jelasnya.
DPRD Nunukan berharap proses evaluasi berlapis ini mampu menghasilkan rekomendasi yang konkret dan tepat sasaran guna meningkatkan efektivitas program pembangunan daerah, sekaligus menjadi bahan perbaikan untuk perencanaan tahun berikutnya.[]
Redaksi4
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan