Warga Bontang mengeluhkan distribusi air PDAM yang tidak menentu selama sepekan, sehingga mengganggu kebutuhan sehari-hari.
BONTANG – Gangguan distribusi air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) dikeluhkan warga di Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, setelah pasokan air hanya mengalir terbatas dan tidak menentu dalam sepekan terakhir.
Kondisi ini berdampak langsung pada aktivitas harian masyarakat di kawasan Kampung Jawa, khususnya di Jalan Awang Long Gang II RT 19, yang harus beradaptasi dengan pola distribusi air yang hanya muncul pada malam hingga dini hari.
Salah satu warga, Arif, mengungkapkan bahwa air baru mengalir pada waktu-waktu tertentu di malam hari dengan tekanan yang sangat kecil.
“Air biasanya baru hidup pas malam hari, itu pun tidak pasti jamnya. Kadang tengah malam baru keluar airnya, di waktu-waktu subuh,” ucapnya, sebagaimana dilansir Radar Bontang, Selasa, (31/03/2026).
Ia menyebut kondisi tersebut menyulitkan warga dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti memasak, mencuci, dan mandi.
Situasi ini memaksa sebagian warga menampung air pada malam hari untuk digunakan keesokan harinya. Namun, keterbatasan fasilitas penampungan membuat tidak semua warga mampu menyiasati kondisi tersebut.
“Kadang mereka ada juga yang beli air tangki, karena air PDAM yang tidak sama sekali mengalir. Kita sebagai warga disini, cukup kesulitan. Soalnya air kan sangat dibutuhkan untuk keseharian kita,” bebernya.
Hingga kini, warga mengaku belum mendapatkan penjelasan resmi terkait penyebab gangguan distribusi air tersebut.
Masyarakat berharap pihak PDAM Kota Bontang segera melakukan perbaikan dan memberikan kepastian informasi agar pasokan air kembali normal.
Gangguan distribusi ini menjadi perhatian serius mengingat air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat vital bagi masyarakat, terutama di kawasan permukiman padat.
Perbaikan sistem distribusi dan transparansi informasi dinilai penting untuk mencegah dampak yang lebih luas terhadap kesehatan dan kualitas hidup warga. []
Penulis: Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan