Dua pangkalan militer rahasia Israel di gurun barat Irak dilaporkan digunakan untuk dukungan operasi melawan Iran selama konflik pada Juni 2025.
JAKARTA – Dugaan keberadaan dua pangkalan militer rahasia milik Israel di gurun barat Irak menjadi sorotan setelah fasilitas tersebut disebut berperan penting dalam mendukung operasi terhadap Iran selama konflik 12 hari pada Juni 2025. Pangkalan itu dilaporkan digunakan untuk dukungan udara, pengisian bahan bakar, hingga layanan medis bagi operasi militer Israel.
Laporan tersebut diungkap media internasional The New York Times yang mengutip sejumlah pejabat Irak dan regional. Dalam laporan itu disebutkan, dua fasilitas rahasia tersebut telah digunakan secara berkala oleh Israel di wilayah Irak selama lebih dari satu tahun.
Keberadaan pangkalan militer itu disebut memperkuat kemampuan operasional Israel dalam menjalankan misi lintas wilayah, terutama saat ketegangan dengan Iran meningkat pada pertengahan 2025 lalu. Fasilitas tersebut juga dinilai memiliki fungsi strategis karena berada di kawasan gurun yang jauh dari pusat permukiman.
“Laporan New York Times, yang mengutip pejabat Irak dan regional, mengatakan lokasi pangkalan militer Israel yang baru terungkap ini adalah salah satu dari dua fasilitas rahasia yang digunakan secara berkala oleh Israel di dalam Irak, selama lebih dari setahun,” sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Senin (18/05/2026).
Sumber yang dikutip dalam laporan itu menyebut pangkalan tersebut dimanfaatkan untuk mendukung logistik dan mobilisasi operasi militer Israel. Selain sebagai titik pengisian bahan bakar, fasilitas itu juga disebut menyediakan dukungan medis bagi personel yang terlibat dalam operasi.
Hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Irak maupun Israel terkait laporan keberadaan dua pangkalan rahasia tersebut. Namun, informasi itu memunculkan perhatian baru terhadap eskalasi konflik dan aktivitas militer di kawasan Timur Tengah. []
Redaksi1
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan