125 BUMDes Paser Gerakkan Ekonomi Desa lewat Inovasi Air dan Sampah

Sebanyak 125 BUMDes di Paser telah aktif dan berkontribusi, didorong inovasi usaha serta dukungan pemerintah daerah dalam pengembangan ekonomi desa.

PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) terus memperkuat peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai penggerak ekonomi desa. Dari total 139 BUMDes di Paser, sebanyak 125 BUMDes telah aktif dan berkontribusi, sementara 14 lainnya masih dalam proses verifikasi badan hukum berdasarkan data 2025.

Penggerak Swadaya Masyarakat Bidang Kerja Sama dan Pembinaan BUMDes DPMD Paser, Jumiati, mengatakan sejumlah BUMDes di Paser telah berkembang menjadi percontohan berkat inovasi dan pemanfaatan potensi lokal, seperti penyediaan air bersih dan pengelolaan sampah terpadu.

Penggerak Swadaya Masyarakat Bidang Kerja Sama dan Pembinaan BUMDes DPMD Paser, Jumiati

“Salah satu BUMDes yang menjadi percontohan adalah BUMDes Amanah Padang Jaya. BUMDes ini fokus pada penyediaan air bersih, bahkan telah mengembangkan produk air minum kemasan yang sedang dalam proses perizinan. Air bersih yang disalurkan berasal dari pegunungan, bukan air bor, dan dijual dengan harga terjangkau, yaitu 2.000 rupiah per kubik, untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Padang Jaya,” ujarnya saat ditemui di ruangannya, Kamis (02/04/2026).

Selain itu, capaian positif juga ditorehkan BUMDes lain di tingkat provinsi. “BUMDes Klempangsari juga menorehkan prestasi gemilang dengan meraih juara 1 pengelolaan aset dan keuangan tingkat provinsi. Inovasi yang menonjol dari Klempangsari adalah peternakan ayam pedaging dengan penggunaan alat khusus di kandang,” tambahnya.

Jumiati menegaskan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan Pemkab Paser melalui berbagai strategi penguatan kapasitas, seperti pelatihan rutin dan pembinaan berkelanjutan bagi pengelola BUMDes.

“Untuk memotivasi BUMDes, pemerintah kabupaten juga mengadakan lomba BUMDes dan memberikan anugerah desa di akhir tahun kepada BUMDes terbaik yang memiliki prestasi. Piagam penghargaan ini ditandatangani langsung oleh Bupati dengan harapan dapat meningkatkan semangat para pengelola BUMDes,” imbuhnya.

Selain pembinaan, DPMD Paser juga menyediakan layanan konsultasi dan koordinasi bagi pengelola BUMDes, baik secara langsung maupun melalui telepon dan WhatsApp, guna membantu penyelesaian persoalan administrasi, pengembangan usaha, hingga kerja sama dengan pihak ketiga.

“Salah satu contoh kerja sama dengan pihak ketiga adalah pengelolaan sampah. Beberapa BUMDes telah bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan PT Kideco Jaya Agung untuk mengelola sampah menjadi kerajinan, bahkan berencana membuat paving block dari sampah. Kerja sama ini mencakup penyediaan peralatan, pengangkutan, dan pengelolaan sampah,” pungkasnya.

Melalui berbagai inovasi dan dukungan berkelanjutan tersebut, Pemkab Paser berharap BUMDes dapat terus berkembang, memperluas peluang usaha desa, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.[]

Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com