Banjir 1 Meter di Legok Picu Krisis Air Bersih, 115 KK Terdampak

Banjir akibat luapan Sungai Cimanceuri merendam dua desa di Kecamatan Legok dan menyebabkan ratusan warga kekurangan air bersih serta logistik.

BANTEN – Sebanyak 350 warga di Kecamatan Legok menghadapi krisis air bersih setelah banjir dengan ketinggian hingga satu meter merendam permukiman mereka pada Sabtu (04/04/2026). Kondisi ini menjadi dampak paling mendesak dari luapan Sungai Cimanceuri yang memicu genangan di sejumlah wilayah.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat banjir terjadi di dua desa, yakni Desa Bojong Kamal dan Desa Cirarab. Ketinggian air bervariasi antara 30 sentimeter hingga satu meter, menyebabkan puluhan rumah warga terendam.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Tangerang, sebanyak 115 kepala keluarga (KK) terdampak dalam kejadian ini. Selain itu, sedikitnya 65 unit rumah dilaporkan terendam air akibat luapan sungai yang berhulu di wilayah Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Meski genangan cukup tinggi, hingga saat ini warga belum mengungsi. Sebagian besar memilih tetap bertahan di rumah masing-masing sambil berupaya menjaga barang berharga dari kerusakan.

Kondisi yang paling dikhawatirkan saat ini adalah keterbatasan akses terhadap air bersih dan kebutuhan logistik harian. Hal tersebut disampaikan oleh Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Tangerang dalam laporan resminya.

“Yang dibutuhlan saat ini adalah air bersih dan logistik,” tulis laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Tangerang, sebagaimana dilansir CNN Indonesia, Sabtu (04/04/2026).

BPBD Kabupaten Tangerang terus melakukan pemantauan dan koordinasi untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak dapat segera terpenuhi, sekaligus mengantisipasi potensi banjir susulan jika curah hujan masih tinggi di wilayah hulu.

Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya mitigasi bencana berbasis wilayah aliran sungai, terutama di kawasan yang rawan terdampak luapan air dari daerah hulu. Upaya penanganan jangka pendek dan perbaikan sistem pengendalian banjir menjadi kunci untuk mencegah dampak serupa di masa mendatang. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com