Tak Buru-buru, Rencana Catra Borobudur Masih Dikaji

Pemerintah menunda keputusan pemasangan catra di Candi Borobudur sambil menunggu kajian dan aspirasi masyarakat.

JAKARTA – Rencana pemasangan catra di Candi Borobudur belum akan direalisasikan dalam waktu dekat karena masih menunggu hasil kajian mendalam serta penyerapan aspirasi masyarakat, khususnya umat Buddha.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan, keputusan terkait pemasangan elemen tersebut tidak dilakukan secara terburu-buru. Pemerintah memastikan seluruh proses mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kajian ilmiah hingga respons publik.

“Pemasangan tersebut akan dilakukan pada waktu yang tepat, dengan mempertimbangkan aspirasi masyarakat, khususnya umat Buddha,” kata Fadli dikutip dari Antara, Sabtu (18/4/2026), sebagaimana dilansir Antara, Sabtu (18/4/2026).

Menurut Fadli, rencana pemasangan catra merupakan bagian dari pendekatan living heritage yang kini didorong oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Konsep living heritage menempatkan situs budaya sebagai warisan yang tidak hanya bersifat statis, tetapi juga hidup dan berkembang seiring interaksi dengan masyarakat.

“Ini merupakan bentuk adaptasi. Tidak ada yang mengganggu karena semuanya melalui proses panjang, termasuk diskusi dan forum grup diskusi (focus group discussion / FGD) bersama para ahli, seperti sejarawan, budayawan, hingga arkeolog,” ungkap Fadli.

Ia menambahkan, pelibatan berbagai pemangku kepentingan dalam forum diskusi menjadi bagian penting untuk memastikan setiap keputusan tetap menghormati nilai sejarah sekaligus relevan dengan perkembangan zaman.

Dengan masih berlangsungnya proses kajian, pemerintah membuka ruang dialog lebih luas agar kebijakan yang diambil tidak menimbulkan polemik, sekaligus menjaga kelestarian dan makna Candi Borobudur sebagai warisan budaya dunia. []

Redaksi1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com