Tanpa Biaya, Warga Banjarbaru Antusias Cek Kesehatan di Ekspo

Layanan cek kesehatan gratis di Ekspo Banjarbaru dimanfaatkan warga untuk deteksi dini penyakit tanpa biaya.

BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru, Kalimantan Selatan (Kalsel) memanfaatkan momentum Hari Jadi ke-27 untuk memperkuat layanan kesehatan preventif dengan menghadirkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di ajang Ekspo Banjarbaru, guna mendorong deteksi dini penyakit di masyarakat.

Program yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru ini menyasar pengunjung ekspo agar dapat mengakses pemeriksaan kesehatan dasar secara mudah tanpa biaya. Layanan tersebut sekaligus menjadi strategi peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kondisi kesehatan sejak dini.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadis) Kota Banjarbaru Juhai Trianti mengatakan, layanan ini dirancang untuk menghilangkan hambatan akses masyarakat terhadap pemeriksaan kesehatan dasar, terutama bagi mereka yang belum merasakan gejala penyakit.

“Besar harapan kami CKG gratis ini bisa diakses sebanyak-banyaknya oleh masyarakat dengan tujuan deteksi dini setiap kondisi kesehatannya,” ujarnya sebagaimana dilansir Koran Jakarta, Sabtu (18/04/2026).

Layanan kesehatan yang mulai beroperasi sejak pukul 14.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA) tersebut langsung disambut antusias oleh masyarakat. Hingga pukul 18.00 WITA, hampir 50 pengunjung telah memanfaatkan fasilitas pemeriksaan yang tersedia di stan Dinkes Banjarbaru.

Berbagai jenis pemeriksaan disediakan, mulai dari tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan indikasi masing-masing warga. Kehadiran layanan ini dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat upaya pencegahan penyakit tidak menular.

Wali Kota (Wali Kota) Banjarbaru Erna Lisa Halaby turut meninjau langsung pelaksanaan layanan tersebut. Ia bahkan ikut menjalani pemeriksaan kesehatan sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.

“Pemeriksaan kesehatan seperti ini penting sebagai langkah awal menjaga kualitas hidup masyarakat,” kata Erna Lisa Halaby setelah mengikuti pemeriksaan.

Menurutnya, deteksi dini menjadi kunci utama dalam mencegah kondisi kesehatan yang lebih serius dan membutuhkan penanganan lebih kompleks.

“Dengan deteksi lebih awal, diharapkan masyarakat tidak jatuh pada kondisi sakit serius yang membutuhkan penanganan lebih besar.”

Melalui kegiatan ini, Pemkot Banjarbaru berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin semakin meningkat, sehingga beban penyakit dapat ditekan dan kualitas hidup warga terus membaik. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com