Musda Golkar Samarinda Ditunda, Antisipasi Situasi Daerah

Penundaan Musda Golkar Samarinda dilakukan sebagai langkah antisipasi menjaga kondusivitas daerah di tengah rencana aksi unjuk rasa besar.

SAMARINDA – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kota Samarinda yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 18 April 2026, resmi ditunda oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Samarinda. Penundaan dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menjaga kondusivitas daerah menyusul adanya rencana aksi unjuk rasa pada 21 April 2026 di Samarinda.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Samarinda, Andi Satya Adi Saputra, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan dinamika situasi keamanan di lapangan agar seluruh rangkaian Musda dapat berjalan aman dan tertib.

“Pelaksanaan Musda kita tunda terlebih dahulu. Kami ingin memastikan kegiatan ini berlangsung dalam situasi yang benar-benar kondusif,” ujar Andi Satya kepada awak media usai menghadiri agenda di kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Samarinda, Senin (20/04/2026).

Ia menjelaskan, hingga saat ini jadwal baru pelaksanaan Musda belum ditetapkan dan masih menunggu arahan dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Kalimantan Timur (Kaltim) sebagai otoritas di tingkat provinsi.

“Jadwal baru masih menunggu arahan dari DPD 1. Setelah ada petunjuk resmi, baru akan kita tetapkan waktu pelaksanaan berikutnya,” jelas Andi Satya yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim.

Menurutnya, dari sisi teknis panitia telah melakukan berbagai persiapan pelaksanaan Musda. Namun, pelaksanaan kegiatan tetap harus menyesuaikan kondisi aktual di lapangan serta arahan organisasi.

“Persiapan sudah berjalan, tetapi kami ingin kegiatan ini terlaksana dalam suasana yang lebih tenang agar semua tahapan dapat berjalan lancar,” tambah Andi Satya.

Ia menegaskan penundaan Musda tidak berkaitan dengan konflik internal partai, melainkan murni pertimbangan eksternal terkait situasi keamanan di daerah.

“Ini hanya penyesuaian waktu. Tidak ada persoalan internal di tubuh partai. Kami tetap solid dan menunggu arahan organisasi,” tegasnya.

Sejumlah nama mulai mencuat sebagai kandidat dalam Musda mendatang. Salah satunya Andi Satya yang telah mengembalikan formulir pendaftaran sebagai calon ketua DPD Partai Golkar Samarinda. Selain itu, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud juga disebut berpeluang maju dalam kontestasi tersebut. []

Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com