Seorang pria asal Banjarmasin ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di rumah sewa di Batola, polisi masih mendalami penyebab kejadian.
BARITO KUALA – Aparat Kepolisian Resor (Polres) Barito Kuala (Batola) mengevakuasi jasad seorang pria yang ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di ruang tamu rumah sewa di Blok F Komplek Antasari Village 2, Senin (20/04/2026) malam, memicu perhatian warga sekitar sekaligus penanganan cepat tim identifikasi.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.56 WITA, sementara Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polres Batola tiba di lokasi sekitar pukul 23.43 WITA untuk melakukan proses identifikasi dan evakuasi korban.
Petugas yang tiba langsung memasuki rumah dan memastikan kondisi korban. Saat ditemukan, jasad masih tergantung menggunakan tali jemuran di atas meja. Di sekitar lokasi, terdapat kursi plastik yang tergeletak tidak jauh dari meja tersebut.
Berdasarkan identitas dari kartu tanda penduduk (KTP), korban berinisial H (36), warga Ujung Murung, Kelurahan Kertak Baru Ulu, Kota Banjarmasin. Informasi dari warga menyebutkan korban baru sekitar tiga minggu menempati rumah sewa tersebut.
Ketua Rukun Tetangga (RT) 09 setempat, Eko Dedi, mengaku tidak mengetahui keberadaan korban secara administratif. “Tiga minggu tinggal, tapi kadada lapor. Hanyar tahu hari ini juga,” ujarnya, sebagaimana dilansir Banjarmasin Post, Senin (20/04/2026).
Seorang relawan yang berada di lokasi menduga korban telah mempersiapkan aksinya sebelum kejadian. “Dugaan dia menyusun meja dan kursi, lalu dia menggeser kursi menendang mungkin. Ada kursi di dekat mejanya itu,” kata Al.
Saat proses evakuasi berlangsung, pintu rumah terbuka sehingga kondisi korban sempat terlihat oleh warga. Kerumunan pun terjadi sebelum petugas mengimbau masyarakat untuk menjaga jarak dan tidak mengambil gambar demi menjaga situasi tetap kondusif.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut, termasuk menggali kemungkinan latar belakang yang melatarbelakangi tindakan korban. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian lingkungan sekitar terhadap warga pendatang guna mencegah peristiwa serupa. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan