Susur Sungai Karet, Pemkot Banjarbaru Petakan Masalah Lingkungan

Susur sungai dan aksi bersih-bersih di Sungai Karet menjadi langkah Pemkot Banjarbaru dalam memetakan persoalan lingkungan sekaligus meningkatkan partisipasi warga.

BANJARBARU – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarbaru memperkuat pendekatan berbasis partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan dengan menggelar susur sungai dan aksi bersih-bersih bantaran Sungai Karet di Kelurahan Loktabat Utara, Sabtu (25/04/2026). Kegiatan ini dipusatkan di Gang Al Iman, RT 024/RW 010, Kecamatan Banjarbaru Utara, dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Banjarbaru sebagai bentuk pengawasan lapangan terhadap kondisi sungai di kawasan permukiman.

Langkah tersebut tidak sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya Pemkot Banjarbaru dalam memetakan persoalan lingkungan secara langsung, terutama terkait kebersihan aliran sungai dan tata kelola bantaran. Melalui susur sungai, pemerintah dapat mengidentifikasi titik-titik yang memerlukan penanganan lebih lanjut, baik dari sisi penumpukan sampah maupun potensi kerusakan ekosistem.

Selain itu, aksi bersih-bersih ini juga menjadi sarana edukasi publik untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan sungai sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan tersebut dinilai sebagai indikator penting dalam keberhasilan program pelestarian lingkungan di tingkat lokal.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini turut diikuti warga setempat yang antusias berpartisipasi membersihkan bantaran Sungai Karet. Upaya kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan di kawasan perkotaan.

Untuk meningkatkan partisipasi, panitia juga menyiapkan doorprize bagi lima peserta beruntung sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan aktif warga. Momentum ini sekaligus menjadi penguat semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan, sebagaimana diberitakan Infobanua, Sabtu (25/04/2026).

Pemkot Banjarbaru berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menjadi gerakan kolektif masyarakat dalam menjaga kelestarian sungai sebagai aset penting daerah. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com