Kornelius Zivan terpilih sebagai Ketua BM PAN Mahulu dan menegaskan komitmen merangkul pemuda lintas latar belakang hingga wilayah perbatasan.
MAHAKAM ULU – Kornelius Zivan resmi terpilih sebagai Ketua Barisan Muda (BM) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) Ujoh Bilang, Minggu (03/05/2026) malam pukul 20.00 WITA. Terpilihnya Zivan menandai dimulainya kepemimpinan baru BM PAN Mahulu yang diharapkan mampu memperkuat konsolidasi pemuda dan peran partai di daerah.

Usai terpilih, Zivan menyampaikan rasa syukur sekaligus menegaskan komitmennya menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.
“Yang pertama tentu bersyukur. Yang kedua, saya menyadari tugas ini tidak ringan. Tapi kalau kita bisa bersinergi bersama, saya yakin tugas berat ini bisa kita jalankan dengan baik,” ujarnya kepada Tribun.
Zivan menegaskan, ke depan BM PAN Mahulu akan fokus merangkul seluruh elemen pemuda tanpa memandang latar belakang. “Kita ingin merangkul pemuda, bukan hanya dari latar belakang pendidikan tertentu, tapi siapa saja yang mau belajar dan terlibat dalam dunia politik,” katanya.
Ia juga memberi perhatian khusus pada wilayah perbatasan, seperti Kecamatan Long Apari. “Teman-teman pemuda di perbatasan juga harus kita rangkul. Semua tetap dalam satu komando dan arah perjuangan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BM PAN Kalimantan Timur (Kaltim), Nirmala Sari, mengapresiasi tingginya antusiasme pemuda Mahulu dalam Musda tersebut. “Ini luar biasa, karena ada beberapa nama yang maju. Artinya, semangat pemuda di Mahakam Ulu untuk membesarkan BM PAN sangat tinggi,” ucapnya.
Nirmala berharap ke depan BM PAN Mahulu mampu melahirkan kader potensial yang dapat berkontribusi di parlemen. “Harapannya, ke depan BM PAN juga bisa memiliki perwakilan di DPRD untuk memperkuat PAN di Mahakam Ulu,” tuturnya.
Dukungan juga datang dari Ketua Fraksi PAN Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mahulu, Anastasya Hiyang. Ia optimistis kepemimpinan baru mampu membawa semangat baru bagi organisasi dan partai.
“Anak-anak muda ini kritis dan idealis. Dengan program yang ada, saya yakin mereka bisa memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” katanya. Ia menambahkan, setelah Musda, ketua terpilih diberikan waktu 15 hari untuk menyusun kepengurusan sebelum memasuki tahapan rapat kerja.
Sementara itu, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Mahulu, M. Aidil Shiddiq, menegaskan bahwa Musda BM PAN bukan sekadar agenda rutin lima tahunan. “Musda ini bukan sekadar agenda rutin lima tahunan untuk mengganti pengurus. Musda ini adalah momentum konsolidasi, titik balik, dan awal perjuangan baru,” ujarnya.

Ia menyebut BM PAN harus menjadi ruang kreasi bagi generasi muda, khususnya milenial dan Gen Z, untuk menyalurkan aspirasi dan mengembangkan potensi diri.
“Organisasi ini bukan sekadar sayap partai, melainkan ruang kreativitas untuk menjawab aspirasi anak muda. Harus mampu menjadi wadah inovasi, kolaborasi, dan memberi dampak langsung kepada masyarakat,” tegasnya.
Menurut Aidil, pengurus baru BM PAN dituntut aktif mendukung minat generasi muda melalui program pengembangan diri dan organisasi. “BM PAN harus aktif mendukung minat anak muda dan menghadirkan program pengembangan diri dalam berorganisasi,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya soliditas dalam kepengurusan ke depan. “Saya ingin pengurus BM PAN yang baru punya semangat ‘satu komando, satu tujuan’ untuk bersama-sama membesarkan PAN di Mahakam Ulu,” pungkasnya.
Musda BM PAN Mahulu ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Kongres BM PAN tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung pada Juli mendatang. Dengan terbentuknya kepengurusan baru, BM PAN Mahulu diharapkan mampu menjadi motor penggerak pemuda serta memperkuat peran PAN dalam pembangunan daerah. []
Penulis: Muhammad Jamaluddin | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan