PPD Paser Siapkan Pekan Budaya Nusantara Akhir Juni 2026

PPD Paser menyiapkan pengukuhan kepengurusan masa bakti 2026–2030 yang akan dirangkai dengan Pekan Budaya Nusantara pada akhir Juni 2026.

PASER – Rencana pengukuhan Dewan Pengurus Daerah Perkumpulan Pemuda Dayak (PPD) Kabupaten Paser masa bakti 2026–2030 akan dirangkai dengan Pekan Budaya Nusantara pada akhir Juni 2026 sebagai ruang penguatan persatuan lintas suku dan budaya di Kabupaten Paser.

Rencana itu dibahas dalam audiensi pengurus PPD Paser bersama Wakil Bupati (Wabup) Paser Ikhwan Antasari di ruang kerja Wabup Paser, Rabu (13/05/2026) pagi. Pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Paser Nonding S serta Ketua PPD Paser Padli Pranata bersama jajaran pengurus, sebagaimana dilansir Sumber Berita, Rabu (13/05/2026).

Dalam audiensi itu, Padli menyampaikan bahwa PPD Paser telah memiliki legalitas resmi dan terdaftar di Kesbangpol Paser. Menurut dia, pengukuhan kepengurusan organisasi akan dipadukan dengan kegiatan kebudayaan yang menampilkan keragaman seni dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kegiatan ini tidak hanya menampilkan budaya Dayak, tetapi juga budaya Nusantara lainnya. Rencananya akan dihadiri tamu dari Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Utara,” ujar Padli.

Padli berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser dapat memberikan dukungan dan fasilitasi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut, terutama terkait sarana dan lokasi kegiatan.

Sementara itu, Nonding menyampaikan bahwa PPD Paser secara administrasi telah sah dan dapat bermitra dengan pemerintah daerah dalam kegiatan kemasyarakatan maupun kebudayaan.

Ikhwan menyambut baik keberadaan PPD Paser. Ia berharap organisasi tersebut dapat berkontribusi bagi daerah, terutama dalam menjaga persatuan, keamanan, dan kondusivitas wilayah.

“Kami menyambut baik keberadaan Perkumpulan Pemuda Dayak Kabupaten Paser. Kami berharap organisasi ini dapat menjadi wadah yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta membantu menjaga persatuan dan kedamaian di Kabupaten Paser,” kata Wabup Ikhwan.

Ikhwan juga menegaskan dukungan Pemkab Paser terhadap rencana kegiatan budaya tersebut. Menurut dia, agenda kebudayaan dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi antarsuku sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya yang hidup di tengah masyarakat.

Ia mengimbau seluruh organisasi masyarakat dan kepemudaan terus bersinergi dengan Pemkab Paser dalam menjaga keharmonisan daerah. Kolaborasi itu dinilai penting agar keberagaman masyarakat Paser menjadi kekuatan bersama dalam membangun daerah yang aman, damai, dan kondusif. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com