Presiden Moscow CCI Vladimir Platonov menilai kerja sama bisnis, pendidikan, dan keterlibatan wirausaha muda menjadi fondasi penting dalam memperkuat hubungan jangka panjang Rusia-China.
HARBIN – Presiden Kamar Dagang dan Industri Moskow (Moscow Chamber of Commerce and Industry/Moscow CCI) Vladimir Platonov mendorong penguatan kerja sama bisnis, pendidikan, dan inovasi antara Moskow dan China melalui forum Moscow Days in Harbin serta Pameran Dagang Rusia-China ke-10 yang berlangsung di Harbin, China, pada 17–20 Mei 2026.
Dalam rangkaian forum tersebut, Platonov menjadi bagian dari delegasi ibu kota Rusia. Ia menghadiri sejumlah sesi strategis yang membahas pengembangan kerja sama industri, sains, teknologi, investasi, perdagangan, pembangunan kota berkelanjutan, serta hubungan antarperguruan tinggi.
Sejumlah agenda yang diikuti Platonov antara lain sesi Kerja Sama untuk Pengembangan Inovatif: Industri, Sains, Teknologi, diskusi panel Moskow–Harbin: Prospek Bisnis, Kerja Sama Ekonomi dan Investasi, konferensi Praktik Modern Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan, Forum Layanan Perdagangan Rusia-China ke-2, serta konferensi khusus Platform Dialog–InterVUZ: Kota yang Bergerak.
Dalam pidatonya, Platonov menekankan pentingnya interaksi praktis antara asosiasi bisnis, pengusaha, perguruan tinggi, dan generasi muda. Menurut dia, keterlibatan wirausaha muda menjadi salah satu kunci untuk menjaga keberlanjutan kerja sama internasional, terutama antara Rusia dan China.
“Bagi kami, bekerja dengan wirausaha muda adalah investasi dalam keberlanjutan kerja sama internasional, khususnya kerja sama Rusia-China. Mahasiswa asing, termasuk dari China, turut ambil bagian dalam proyek ‘Mulai Bisnismu dengan Moskow’. Kami melihat bagaimana generasi baru mitra terbentuk melalui pendidikan, praktik, dan kontak langsung dengan bisnis. Yang menarik, di musim pertama, pemenang proyek tersebut adalah seorang mahasiswa China dengan proyek promosi merek Rusia,” ujar Platonov.
Platonov juga menilai dialog langsung antara pelaku usaha, asosiasi industri, perguruan tinggi, dan lembaga pendukung bisnis perlu terus diperkuat. Ia menyebut komunikasi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam membangun kerja sama ekonomi yang konkret dan berkelanjutan.
“Komunikasi langsung antara pengusaha, asosiasi industri, universitas, dan lembaga pendukung bisnislah yang menciptakan fondasi kokoh untuk kerja sama jangka panjang,” kata Presiden Moscow CCI tersebut.
Kunjungan delegasi Moskow ke Harbin menjadi bagian dari upaya memperdalam hubungan bilateral Rusia-China, khususnya melalui penguatan kerja sama antardaerah. Selain sektor perdagangan dan investasi, forum tersebut juga menempatkan pendidikan, inovasi, dan keterlibatan generasi muda sebagai ruang penting dalam memperluas kemitraan kedua negara.
Dalam beberapa tahun terakhir, hubungan Rusia dan China terus berkembang di berbagai bidang, termasuk perdagangan, energi, teknologi, pendidikan, dan kebudayaan. Kerja sama antarkota seperti Moskow dan Harbin dinilai menjadi salah satu jalur strategis untuk memperkuat hubungan ekonomi sekaligus membuka peluang kolaborasi baru bagi pengusaha, perguruan tinggi, dan lembaga pendukung bisnis.
Melalui forum tersebut, Moskow dan mitra-mitranya di China diharapkan dapat membangun kerja sama yang lebih praktis, terukur, dan berdampak langsung bagi dunia usaha, pendidikan, serta pengembangan inovasi lintas negara. []
Penulis: Amy Maulana | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan