ilustrasi

Rekaman CCTV Ungkap Detik-detik Pria Tewas di Kolong Truk Sampit

Seorang pria ditemukan tewas di bawah truk di Jalan Pramuka Sampit, sementara polisi masih mendalami kronologi dan penyebab pasti kejadian.

KOTAWARINGIN TIMUR – Kepolisian masih menyelidiki kematian seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di bawah truk di depan Warung H Asmat, Jalan Pramuka, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), Rabu (03/06/2026) malam.

Peristiwa itu sempat menggemparkan warga sekitar setelah pengemudi truk merasakan ban kendaraannya seperti melindas sesuatu saat hendak melanjutkan perjalanan. Saat dilakukan pengecekan, warga dan sopir menemukan seorang pria berada di bawah truk dengan kondisi luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi di lokasi, truk tersebut sebelumnya berhenti di depan warung untuk berbelanja. Setelah selesai, kendaraan itu bersiap melanjutkan perjalanan, sebagaimana diberitakan Tribunkalteng, Kamis, (04/06/2026).

Rekaman kamera pengawas (closed-circuit television/CCTV) di sekitar lokasi memperlihatkan seorang pria berbaju biru tua berjalan mendekati truk yang masih berhenti. Dalam rekaman itu, pria tersebut diduga masuk ke bagian bawah atau kolong truk sebelum kendaraan bergerak.

Salah seorang warga, Yuda, mengatakan korban telah dievakuasi dan pihak keluarga sudah datang ke lokasi.

“Diduga saat truk mau jalan, korban masuk ke kolong truk. Korban sudah kami evakuasi ke KMJ Murjani dan keluarga juga sudah datang,” ujar Yuda kepada TribunKalteng.com, Kamis (04/06/2026).

Keterangan serupa disampaikan warga lainnya, Anto. Ia menyebut truk tersebut baru saja selesai berbelanja sebelum kembali berjalan.

“Truk habis belanja di warung, kemudian saat mau berangkat terasa ban melindas sesuatu. Setelah dicek ternyata seorang manusia,” kata Anto.

Peristiwa itu mengundang perhatian warga. Sejumlah masyarakat berdatangan ke lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi yang dilakukan warga bersama petugas.

Menurut keterangan warga, korban merupakan pria yang diduga mengalami gangguan kejiwaan dan kerap terlihat berada di kawasan Jalan Pramuka, Sampit. Namun, informasi tersebut masih berdasarkan keterangan warga dan belum dapat dipastikan secara resmi.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kotim Resky Maulana Zulkarnain melalui Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ketapang Anis mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi kejadian.

“Info sementara tabrak lari,” kata AKP Anis saat dikonfirmasi.

Hingga berita ini disusun, kepolisian masih mendalami penyebab pasti peristiwa tersebut, termasuk memeriksa keterangan saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com