Bocah 10 Tahun Hilang Tenggelam di Kolam Galian Tanah Bumbu

Seorang bocah berinisial OK dilaporkan hilang tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di kolam galian Desa Barokah, Tanbu.

TANAH BUMBU – Kolam galian atau retensi di Desa Barokah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan (Kalsel), menjadi lokasi hilangnya seorang bocah laki-laki berinisial OK, Minggu (07/06/2026) sekitar pukul 09.00 WITA.

Korban yang berusia sekitar 10 tahun itu dilaporkan tenggelam saat berenang bersama tiga temannya. Peristiwa tersebut membuat warga sekitar gempar dan mendatangi lokasi untuk membantu proses pencarian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan warga Desa Barokah. Ia awalnya datang ke kolam galian tersebut untuk mandi dan berenang bersama teman-temannya, sebagaimana dilansir Redaksi8, Minggu (07/06/2026).

Salah satu teman korban, Putra, mengatakan korban saat itu berenang tanpa mengenakan pakaian. Korban diduga tidak mahir berenang hingga tiba-tiba mengalami kesulitan di area kolam yang cukup dalam.

“Korban sempat berteriak meminta tolong sebelum akhirnya dinyatakan hilang tenggelam,” ujar Putra.

Putra sempat berusaha menolong korban. Namun, upaya itu tidak berhasil karena tubuh korban dengan cepat terseret dan menghilang ke dasar kolam galian tersebut.

Setelah gagal memberikan pertolongan, Putra berlari ke permukiman warga untuk meminta bantuan. Namun, saat warga tiba di lokasi, tubuh korban sudah tidak terlihat di permukaan air.

Kabar hilangnya bocah tersebut cepat menyebar. Warga kemudian berdatangan ke sekitar kolam galian untuk melihat sekaligus membantu proses pencarian.

Kepala Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Kasat Polairud) Kepolisian Resor (Polres) Tanbu Akhmad Ubaidillah membenarkan adanya insiden kecelakaan air yang menimpa anak di bawah umur tersebut.

“Saat ini anggota masih melakukan proses pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi korban dilaporkan hilang,” ujar Akhmad Ubaidillah.

Insiden ini menjadi peringatan bagi warga agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama di sekitar kolam galian, waduk, sungai, maupun lokasi berair yang memiliki kedalaman berbahaya. Pengawasan orang dewasa diperlukan untuk mencegah peristiwa serupa kembali terjadi. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com