gambar ilustrasi

Diduga Mabuk, Pengendara Motor Tabrak Truk Parkir di Pangkalan Bun

Dua orang mengalami luka-luka setelah sepeda motor yang mereka tumpangi menabrak truk fuso yang terparkir di bahu jalan di Kecamatan Arut Selatan, Kobar.

KOTAWARINGIN BARAT- Dugaan mengemudi di bawah pengaruh minuman beralkohol kembali memicu kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng). Seorang pengendara sepeda motor dan penumpangnya mengalami luka-luka setelah menabrak truk fuso yang sedang terparkir di bahu Jalan Pasir Panjang, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Minggu (07/06/2026) sekitar pukul 04.30 WIB.

Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat warna abu-abu tanpa nomor registrasi yang dikendarai MR dengan membonceng GR. Kendaraan tersebut menabrak bagian belakang truk fuso hijau bernomor polisi DA 8189 TPD yang sedang berhenti di depan Toko Bangunan Ponti Suri.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Kepolisian Resor (Polres) Kobar Sugeng mengatakan sepeda motor melaju dari arah Simpang Hypermart menuju Kumai sebelum akhirnya menghantam kendaraan yang terparkir di bahu jalan.

Benturan keras menyebabkan pengendara dan penumpang terpental dari sepeda motor hingga terjatuh di badan jalan. Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian memberikan pertolongan sebelum keduanya mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, polisi menduga kondisi pengendara menjadi salah satu faktor yang memicu kecelakaan tersebut. Dugaan itu diperkuat oleh keterangan yang diperoleh petugas dari pihak rumah sakit.

Menurut keterangan yang diperoleh petugas dari pihak rumah sakit, pengendara motor diduga berada dalam pengaruh minuman beralkohol saat kecelakaan terjadi. Dugaan itu menjadi salah satu faktor yang sedang didalami polisi dalam proses penyelidikan, sebagaimana diberitakan Kaltengonline, Minggu (07/06/2026).

Akibat kejadian tersebut, MR mengalami luka lecet pada telinga sebelah kiri, sedangkan GR mengalami luka memar pada tangan kanan. Meski mengalami cedera, keduanya dilaporkan selamat dan telah mendapatkan perawatan medis.

Sugeng mengingatkan masyarakat agar tidak mengemudikan kendaraan setelah mengonsumsi minuman beralkohol. Menurutnya, kondisi tersebut dapat menurunkan konsentrasi, memperlambat respons pengendara, dan meningkatkan risiko kecelakaan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keselamatan berlalu lintas tidak hanya ditentukan oleh kondisi kendaraan dan jalan, tetapi juga kesiapan fisik serta kesadaran pengemudi dalam mematuhi aturan demi mencegah kecelakaan yang dapat merugikan banyak pihak. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com