ilustrasi

Warga Kayu Tangi Geger, Pria Meninggal di Halaman Masjid

Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh pria yang ditemukan meninggal di halaman Masjid Al Hidayah, Banjarmasin.

BANJARMASIN – Kepolisian memastikan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Teguh Andry Niagara (37), pria yang ditemukan meninggal dunia di halaman Masjid Al Hidayah, Perumnas Kayu Tangi Ujung, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin (Banjarmasin), Senin (08/06/2026) pagi.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Banjarmasin Utara Sunardi mengatakan, kepastian itu diperoleh dari hasil pemeriksaan awal dan visum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

“Dari hasil visum dokter RSUD Ulin tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Korban diduga memiliki riwayat penyakit epilepsi yang selama ini dideritanya,” ujar Sunardi, sebagaimana diberitakan Baritopost, Senin, (08/06/2026).

Menurut Sunardi, kondisi mulut korban yang mengeluarkan busa diduga berkaitan dengan penyakit epilepsi yang diderita korban.

“Untuk kondisi mulut yang mengeluarkan busa, itu diduga akibat penyakit epilepsi yang diderita korban,” tambahnya.

Sebelumnya, warga Perumnas Kayu Tangi Ujung sempat digegerkan dengan penemuan korban dalam kondisi tidak bernyawa di halaman Masjid Al Hidayah. Saat pertama kali ditemukan, identitas korban belum diketahui.

Relawan emergency yang berada di lokasi kemudian mengevakuasi jenazah ke kamar jenazah RSUD Ulin sambil berupaya mencari identitas korban melalui berbagai saluran komunikasi.

“Bagi yang mengenali almarhum agar dapat merapat ke kamar jenazah RSUD Ulin Banjarmasin,” ujar salah seorang relawan saat proses identifikasi berlangsung.

Tak lama kemudian, identitas korban diketahui sebagai Teguh Andry Niagara, warga Jalan Simpang Gusti Raya Rukun Tetangga (RT) 33, Kelurahan Alalak Utara, Kecamatan Banjarmasin Utara. Korban diketahui bekerja sebagai penyedia jasa pemasangan jok sepeda motor di kawasan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Barat.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, pihak keluarga, termasuk istri korban, datang ke kamar jenazah RSUD Ulin untuk memastikan identitas dan menjemput jenazah.

Polisi memastikan tidak ada indikasi tindak pidana dalam peristiwa tersebut. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com