Polisi menangkap ADH di Bandung setelah diduga menabrak tokoh Pramuka Banten, Herman Sulistyo, hingga tewas dan meninggalkan lokasi kejadian.
BANTEN – Penangkapan ADH (21), sopir truk yang diduga terlibat dalam tabrak lari hingga menewaskan tokoh Praja Muda Karana (Pramuka) Banten, Herman Sulistyo (71), menjadi titik penting pengusutan kecelakaan maut di Jalan Raya Serang Kilometer (KM) 11, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang Fery Oktaviari mengatakan, tersangka ditangkap di kediamannya di Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pada Kamis (11/6) malam, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Jumat, (12/06/2026).
“Kami berhasil mengamankan terduga pelaku yang melarikan diri di rumahnya di Bandung,” ujar Fery, Jumat (12/06/2026).
Fery menjelaskan, ADH atau Ahmad Didin merupakan pengemudi truk Mitsubishi Fuso bernomor polisi D 8319 GL. Truk tersebut diduga menabrak Herman hingga korban meninggal dunia.
Setelah kecelakaan terjadi, pelaku diduga meninggalkan lokasi tanpa memberikan pertolongan kepada korban. Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan yang berujung kematian tersebut.
Selain menangkap tersangka, polisi menyita satu unit truk Mitsubishi Fuso yang diduga terlibat dalam kecelakaan. Kendaraan itu dijadikan barang bukti untuk kepentingan penyidikan.
Atas perbuatannya, Ahmad Didin dijerat Pasal 310 Ayat (4) juncto Pasal 312 juncto Pasal 106 Ayat (2) Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
“Ancaman hukumannya enam tahun penjara dan denda paling banyak Rp12 juta,” kata Fery.
Peristiwa tabrak lari itu terjadi di Jalan Raya Serang KM 11, tepatnya di dekat Jembatan Bitung, Bitung Jaya, Cikupa, pada Minggu (7/6) sekitar pukul 01.00 Waktu Indonesia Barat (WIB). Saat itu, kendaraan truk yang belum diketahui identitasnya diduga menabrak pengendara sepeda hingga korban mengalami luka serius dan meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Herman dikenal sebagai tokoh Pramuka di Tangerang Raya hingga Banten. Ia disebut memiliki dedikasi kuat terhadap nilai-nilai kepramukaan dan dikenal konsisten mengenakan seragam Pramuka dalam berbagai kegiatan.
Dalam kesehariannya, Herman juga kerap menggunakan sepeda untuk menghadiri kegiatan kepramukaan. Pengungkapan kasus ini diharapkan memberi kepastian hukum bagi keluarga korban sekaligus menjadi pengingat bagi pengemudi agar tidak meninggalkan korban kecelakaan di jalan. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan