Kebakaran di Desa Kampung Melayu, Katingan, menghanguskan tiga rumah dan merusak berat satu rumah lainnya tanpa menimbulkan korban jiwa.
KATINGAN – Empat kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan mengalami kerugian ratusan juta rupiah setelah kebakaran melanda kawasan permukiman warga di Desa Kampung Melayu, Rukun Tetangga (RT) 002 Rukun Warga (RW) 001, Kecamatan Mendawai, Kabupaten Katingan (Katingan), Kamis (25/06/2026) pagi.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 05.00 Waktu Indonesia Barat (WIB) itu menghanguskan tiga rumah dan merusak berat satu rumah lainnya, sebagaimana diberitakan Kakinews, Jumat (26/06/2026).
Api cepat membesar karena mayoritas bangunan di lokasi kejadian berbahan kayu dan berdiri saling berdekatan. Saat kejadian, sebagian warga masih berada di dalam rumah, tetapi seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sebelum api meluas.
Saksi mata sekaligus warga setempat, Darniansyah, mengatakan warga sempat berupaya memadamkan api secara mandiri sebelum bantuan tiba di lokasi. Namun, kobaran api sulit dikendalikan karena jarak bangunan berdekatan.
Menurut dia, api dalam waktu singkat merambat ke rumah lain hingga menyebabkan tiga rumah hangus terbakar dan satu rumah rusak berat.
Berdasarkan data yang dihimpun, empat kepala keluarga terdampak dalam musibah tersebut. Mereka yakni Ahmad Ariansyah, Muhammad Syahrizal, Nolli, dan Yetrimie.
Tiga rumah milik Ahmad Ariansyah, Muhammad Syahrizal, dan Nolli dilaporkan habis terbakar. Sementara itu, rumah milik Yetrimie mengalami kerusakan berat karena sebagian besar bangunan ikut dilalap api dan hanya menyisakan bagian depan rumah.
Kerugian materi akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp315 juta. Rumah Ahmad Ariansyah mengalami kerugian sekitar Rp60 juta, Muhammad Syahrizal Rp85 juta, Nolli Rp70 juta, dan Yetrimie Rp100 juta.
Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam. Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 07.00 WIB berkat kerja sama regu siaga api, warga sekitar, serta dukungan armada bantuan dari PT RMU.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang, sementara warga terdampak diharapkan segera mendapat penanganan dan bantuan kebutuhan dasar. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan