Operasi SAR terhadap Sulyadi dihentikan setelah tujuh hari pencarian di Sungai Karawang tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
KUBU RAYA – Operasi pencarian Sulyadi (41), warga yang diduga diterkam buaya di Sungai Karawang, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, resmi dihentikan setelah tujuh hari pencarian tidak membuahkan hasil, Senin (29/06/2026).
Keputusan itu diambil setelah tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan melakukan evaluasi bersama keluarga korban dan seluruh unsur yang terlibat. Dengan penutupan operasi tersebut, korban dinyatakan hilang, sebagaimana diberitakan Pontianak Informasi, Senin, (29/06/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak I Made Junetra mengatakan, pencarian pada hari ketujuh kembali dimulai sejak pukul 06.00 Waktu Indonesia Barat (WIB). Tim menyisir permukaan Sungai Karawang hingga radius enam mil laut dari lokasi kejadian.
“Selama tujuh hari pelaksanaan operasi, tim telah berupaya maksimal melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, namun korban belum berhasil ditemukan,” kata I Made Junetra.
Ia menjelaskan, koordinasi dan evaluasi dilakukan pada pukul 16.00 WIB bersama keluarga korban serta seluruh unsur SAR yang terlibat. Dari evaluasi itu, seluruh pihak sepakat menghentikan operasi karena korban belum ditemukan.
Meski operasi resmi ditutup, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memastikan pencarian dapat dibuka kembali jika ada informasi baru mengenai tanda-tanda keberadaan korban.
“Apabila di kemudian hari terdapat informasi atau tanda-tanda keberadaan korban, maka Operasi SAR akan dibuka kembali,” ujarnya.
Setelah keputusan tersebut diambil, Search Mission Coordinator (SMC) pada pukul 16.30 WIB mengusulkan penutupan operasi SAR. Seluruh personel gabungan kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan