Kereta Premium Narita-Haneda Ditargetkan Beroperasi 2028

Layanan kereta ekspres premium Narita-Haneda disiapkan untuk mempercepat perpindahan penumpang internasional dan memperluas distribusi wisatawan ke daerah-daerah di Jepang.

TOKYO – Jepang menyiapkan layanan kereta ekspres premium untuk mempercepat konektivitas Bandara Narita dan Bandara Haneda, dua bandara utama di Tokyo, sekaligus mendorong wisatawan mancanegara lebih mudah melanjutkan perjalanan ke berbagai daerah di luar kawasan metropolitan.

Layanan yang dirancang Keisei Electric Railway itu ditargetkan mulai beroperasi pada tahun fiskal 2028 untuk rute Bandara Narita-Oshiage Station, kawasan dekat Tokyo Skytree, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Minggu, (05/07/2026). Pada 2030, layanan tersebut direncanakan diperpanjang secara bertahap hingga Shinagawa Station dan Bandara Haneda.

Rencana ini menjadi bagian dari strategi Jepang memperkuat akses transportasi menuju Narita sebagai pintu masuk internasional utama. Dengan jalur yang lebih cepat dan layanan lebih nyaman, wisatawan asing diharapkan dapat berpindah dari penerbangan internasional ke jaringan domestik maupun kereta cepat dengan lebih efisien.

Saat ini, perjalanan dari Narita menuju Haneda melalui Access Express Keisei, Toei Asakusa Line, dan Keikyu Airport Line memerlukan waktu sekitar 100 menit tanpa biaya tambahan. Layanan ekspres premium baru diharapkan memangkas waktu tempuh serta menawarkan standar perjalanan yang lebih tinggi.

Rencana pengembangan tersebut akan dimasukkan dalam rekomendasi final panel pemerintah mengenai penguatan fungsi Bandara Internasional Narita. Rekomendasi itu dijadwalkan disampaikan Kementerian Sumber Daya Alam, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang pada awal Juli 2026.

Konektivitas dari Narita menuju Shinagawa Station juga dinilai strategis karena kawasan itu terhubung dengan Tokaido Shinkansen. Sementara itu, Haneda berperan sebagai salah satu pusat penerbangan domestik terbesar di Jepang.

Pemerintah Jepang juga mengeksplorasi kemungkinan layanan tersebut menggunakan Haneda Airport Access Line, jalur kereta baru yang sedang dikembangkan East Japan Railway Company (JR East) untuk menghubungkan Haneda dengan pusat kota Tokyo.

Penguatan akses rel ini dilakukan di tengah meningkatnya jumlah wisatawan asing yang masuk melalui Narita. Narita International Airport Corporation mencatat lalu lintas penumpang asing pada penerbangan internasional naik 6 persen dibanding tahun sebelumnya menjadi 24,1 juta orang pada tahun fiskal 2025 yang berakhir Maret 2026.

Pergerakan pesawat internasional di Narita juga mencapai rekor tertinggi, yakni 205.990 pergerakan atau naik 5 persen dibanding tahun sebelumnya. Kondisi ini membuat kebutuhan peningkatan infrastruktur dan akses transportasi menjadi semakin mendesak.

Selain pengembangan layanan kereta, Bandara Narita juga menjalani ekspansi besar yang disebut sejumlah pihak sebagai fase kedua pembukaan bandara. Proyek tersebut mencakup perpanjangan landas pacu B dari 2.500 meter menjadi 3.500 meter serta pembangunan landas pacu C sepanjang 3.500 meter.

Jika ekspansi selesai, kapasitas pergerakan pesawat tahunan Narita diproyeksikan meningkat dari 340.000 menjadi 500.000 pergerakan. Jumlah penumpang tahunan juga diperkirakan mencapai 75 juta orang pada 2040, jauh di atas 40,8 juta penumpang pada tahun fiskal 2025.

Dengan pengembangan kereta ekspres premium dan perluasan kapasitas bandara, Jepang berharap arus wisatawan mancanegara tidak hanya terkonsentrasi di Tokyo, tetapi juga tersebar ke destinasi regional yang selama ini membutuhkan akses lebih cepat dan terintegrasi. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com