Beijing Andalkan AI untuk Susun Strategi Serangan Udara Modern

China memperluas pemanfaatan AI dalam perencanaan operasi udara sebagai bagian dari modernisasi militer dan persaingan teknologi pertahanan dengan AS.

BEIJING – China meningkatkan pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI) dalam sektor pertahanan dengan mengembangkan sistem yang dirancang untuk membantu penyusunan rencana operasi serangan udara berskala besar. Langkah tersebut mencerminkan semakin intensifnya persaingan teknologi militer antara China dan Amerika Serikat (AS).

Sistem berbasis AI itu dikembangkan untuk mendukung simulasi operasi udara yang melibatkan ratusan sasaran dan puluhan formasi tempur. Teknologi tersebut dirancang agar mampu membantu proses perencanaan misi secara lebih cepat dan terkoordinasi.

Dalam tayangan media pemerintah China, Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (People’s Liberation Army/PLA) disebut telah memanfaatkan sistem tersebut untuk menyusun skenario operasi yang melibatkan lebih dari 100 unit tempur. Sebagaimana diberitakan South China Morning Post, Senin, (04/08/2026), teknologi tersebut telah digunakan dalam sejumlah latihan maupun operasi.

Sistem perencanaan tersebut berfungsi membantu komandan dalam menentukan prioritas sasaran, mengatur tahapan serangan, serta membagi tugas kepada setiap unit yang terlibat dalam operasi udara.

Pemanfaatan AI di lingkungan militer dinilai menjadi bagian dari strategi modernisasi pertahanan China. Beijing terus mengintegrasikan teknologi digital ke berbagai sistem persenjataan guna meningkatkan efektivitas komando dan pengendalian di medan operasi.

Pengembangan tersebut juga mendukung konsep peperangan system-of-systems, yaitu pendekatan yang menghubungkan berbagai platform dan sistem tempur menjadi satu jaringan terpadu sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi.

Persaingan pengembangan AI untuk kepentingan militer antara China dan AS diperkirakan akan terus meningkat seiring kedua negara berlomba memperkuat kemampuan teknologi pertahanan di tengah dinamika keamanan global. []

Redaksi1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com