Kebakaran rumah di Pasir Panjang menjadi insiden kedua dalam kurang dari 24 jam di Arut Selatan dan diduga bermula dari korsleting lampu hias sebelum api menjalar ke tiga sepeda motor serta bagian rumah.
KOTAWARINGIN BARAT – Dua kebakaran rumah terjadi dalam rentang waktu kurang dari 24 jam di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Kejadian terbaru melanda rumah warga di Kompleks Perumnas Pasir Panjang Permai, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Rabu (19/08/2026) dini hari, dan diduga dipicu korsleting lampu hias.
Kebakaran dilaporkan sekitar pukul 04.50 WIB di Jalan Utama Pasir Panjang, Rukun Tetangga (RT) 09. Rumah milik Yusransyah mengalami kerusakan berat, sementara tiga sepeda motor matik ikut terbakar atau terdampak.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material sementara ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kobar tiba di lokasi sekitar lima menit setelah menerima laporan. Petugas langsung melakukan pemadaman dan dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali menyala.
Berdasarkan informasi awal, api diduga berasal dari korsleting lampu hias. Api kemudian mengenai sepeda motor di area parkir sebelum menjalar ke plafon dan bagian rumah.
Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman, Penyelamatan, Sarana dan Prasarana Damkar Kobar Fahliansyah mengatakan keberadaan kendaraan serta material di sekitar sumber api membuat kebakaran berkembang cepat.
“Informasi awal yang kami terima, api berasal dari korsleting lampu hias. Kemudian api mengenai motor yang berada di area parkir dan membakar plafon sebelum merembet ke bagian rumah. Karena itu, ketika menerima laporan kami langsung mengerahkan unit menuju lokasi,” ujar Fahliansyah, sebagaimana diberitakan Mmc Kobar, Rabu, (19/08/2026).
Dalam proses penanganan, Damkar Kobar mengerahkan sejumlah unit pemadam dengan dukungan Barisan Relawan Kebakaran (Balakar) Huma Singgah Itah. Pemadaman dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan lokasi aman.
Kepala Damkar Kobar Dwi Agus Suhartono mengatakan kebakaran tersebut menjadi perhatian karena terjadi kurang dari 24 jam setelah insiden serupa melanda rumah warga di wilayah Kecamatan Arut Selatan.
“Dalam waktu kurang dari 24 jam, kita kembali menghadapi kebakaran rumah. Ini menjadi perhatian bersama agar masyarakat semakin waspada terhadap instalasi listrik, termasuk lampu hias dan sambungan listrik yang digunakan sehari-hari. Pastikan tidak ada kabel, colokan atau perangkat listrik yang mengalami kerusakan dan berpotensi menimbulkan korsleting,” kata Dwi Agus.
Ia juga mengimbau masyarakat tidak meninggalkan perangkat listrik berisiko dalam keadaan menyala tanpa pengawasan, terutama pada malam hingga dini hari. Instalasi listrik dan perangkat elektronik juga perlu diperiksa secara berkala serta menggunakan perlengkapan yang memenuhi standar keselamatan.
Masyarakat turut diminta memastikan area sekitar sumber listrik tidak dipenuhi material mudah terbakar. Penanganan awal dapat dilakukan apabila kondisi memungkinkan dan aman, kemudian kebakaran harus segera dilaporkan kepada petugas.
Kebakaran di Pasir Panjang merupakan kejadian kedua dalam waktu kurang dari 24 jam di Arut Selatan. Sebelumnya, Selasa (18/08/2026) malam, Damkar Kobar menangani kebakaran rumah di Jalan Lubut RT 21, Kelurahan Baru. Satu rumah milik Risniah Nurul Huda dilaporkan hangus dalam kejadian itu.
Rentetan dua kebakaran tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko gangguan listrik. Damkar Kobar menekankan pemeriksaan kabel, stopkontak, sambungan listrik, lampu hias, dan peralatan elektronik secara berkala serta kecepatan pelaporan menjadi langkah penting untuk menekan risiko korban maupun kerugian akibat kebakaran. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan