Kebakaran di Kampung Kasai, Kecamatan Pulau Derawan, mengakibatkan dua rumah rusak parah dan satu dapur terbakar dengan kerugian sementara sekitar Rp695 juta tanpa korban jiwa.
BERAU – Kebakaran yang melanda tiga rumah di Jalan Pattimura Rukun Tetangga (RT) 004, Kampung Kasai, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, menyebabkan kerugian material ditaksir mencapai Rp695 juta, Kamis (27/08/2026) malam. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut.
Api diketahui mulai berkobar sekitar pukul 19.10 Waktu Indonesia Tengah (WITA). Kebakaran mengakibatkan dua rumah mengalami kerusakan berat, sedangkan satu rumah lainnya mengalami kerusakan pada bagian dapur.
Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Pulau Derawan Iwan Purwanto mengatakan, berdasarkan informasi sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih dalam proses penanganan dan penyelidikan.
“Diduga akibat korsleting listrik,” katanya, sebagaimana diberitakan Berauterkini, Kamis (27/08/2026).
Besarnya kerusakan menyebabkan nilai kerugian sementara diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
“Informasi sementara kerugian akibat kebakaran yang merusak tiga rumah kurang lebih Rp695 juta,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan sementara, kebakaran pertama kali diketahui seorang saksi yang melihat kobaran api muncul dari bagian belakang salah satu rumah yang saat itu sedang ditinggalkan pemiliknya.
Saksi kemudian berteriak memanggil orang tuanya dan memberitahukan adanya kebakaran. Setelah mengecek lokasi, bagian dapur rumah tersebut diketahui sudah dilalap api.
Saksi bersama pemilik rumah berupaya melakukan pemadaman menggunakan air sembari meminta pertolongan. Teriakan meminta bantuan kemudian mengundang warga sekitar untuk berdatangan dan bersama-sama berusaha mencegah kobaran api meluas ke bangunan lainnya.
Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 21.30 WITA. Api akhirnya dapat dikendalikan warga dengan bantuan mobil penjual air tandon yang berada di Kampung Kasai.
“Dua rumah rusak parah dan satu rumah dapurnya terbakar,” pungkasnya.
Kepolisian masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik dan potensi kebakaran di kawasan permukiman. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan