Maduro Unggah Foto dari Penahanan, Pesannya Bikin Sorotan

Kemunculan foto pertama Nicolas Maduro sejak ditahan AS disertai pesan keteguhan kepada keluarga dan para pendukungnya menjelang persidangan pada 2027.

JAKARTA – Mantan Presiden Venezuela Nicolas Maduro muncul ke publik untuk pertama kalinya melalui foto sejak ditangkap dan dibawa ke Amerika Serikat (AS) pada Januari 2026. Dari fasilitas penahanan federal di Brooklyn, New York, Maduro menyampaikan pesan yang menegaskan dirinya tetap kuat sembari menunggu persidangan atas sejumlah dakwaan serius.

Foto tersebut diunggah Maduro melalui media sosial X dan Telegram pada Minggu (30/8/2026). Dalam unggahan itu, ia terlihat mengenakan pakaian olahraga berwarna abu-abu dan menunjukkan tanda kemenangan. Penampilannya juga memperlihatkan perubahan fisik dengan penurunan berat badan sejak penahanannya.

“Saya ingin kalian tahu bahwa kami berdiri teguh, hati kami dipenuhi dengan cinta kalian,” tulis Maduro di media sosial X dan Telegram, sebagaimana dilansir Anadolu, Senin (31/8/2026).

Foto yang diambil pada 25 Juni tersebut disampaikan Maduro sebagai bentuk dukungan moral bagi keluarga dan para pendukungnya. Ia menyebut unggahan itu sebagai “hadiah kecil berupa cinta dan harapan” untuk cucu-cucunya, anak-anak, serta para pendukungnya.

Maduro juga menuliskan: “Kita akan tetap kuat, tenang, dan percaya diri: Tuhan bersama kita. Tuhan akan menyediakan. Venezuela akan terlahir kembali.”

Maduro dan istrinya, Cilia Flores, saat ini ditahan tanpa jaminan di Pusat Penahanan Metropolitan di Brooklyn, New York. Hakim AS menjadwalkan persidangan pasangan tersebut mulai 1 Juni 2027.

Keduanya dibawa ke AS pada Januari 2026 setelah operasi militer AS di Caracas, ibu kota Venezuela. Maduro yang berusia 63 tahun dan Flores yang berusia 69 tahun menghadapi sejumlah dakwaan federal, termasuk terorisme narkoba dan perdagangan narkoba.

Jaksa penuntut menduga pasangan tersebut bekerja sama dengan kartel untuk menyelundupkan ribuan ton kokain ke AS. Namun, Maduro dan Flores telah menyatakan tidak bersalah atas dakwaan yang dikenakan kepada mereka.

Maduro sebelumnya telah menyampaikan penolakannya terhadap tuduhan tersebut dalam sidang dakwaan pada Januari lalu. Ia tetap mempertahankan klaim mengenai status politiknya sebagai pemimpin Venezuela.

“Saya adalah orang yang baik. Saya masih presiden negara saya,” tegas Maduro selama sidang dakwaannya pada Januari lalu.

Kemunculan foto terbaru Maduro menjadi pesan publik yang menunjukkan sikapnya menghadapi proses hukum yang masih panjang. Persidangan yang dijadwalkan berlangsung pada 2027 akan menjadi tahap penting untuk menentukan kelanjutan perkara yang menempatkan mantan pemimpin Venezuela tersebut dalam tahanan AS. []

Redaksi1

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com