Dispar dan Disdikbud Kutim berkolaborasi menyiapkan Festival Adat Erau yang akan memadukan ritual adat, perlombaan, serta bazar produk UMKM pada Oktober 2026.
KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pariwisata (Dispar) berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tengah mematangkan persiapan Festival Adat Erau yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026. Perhelatan budaya tersebut dirancang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kutim.
“Kalau Erau nanti di bulan Oktober rencananya dilaksanakan,” ujar Mahriadi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (14/09/2026).
Mahriadi mengatakan persiapan festival saat ini masih berlangsung. Dispar bersama event organizer (EO) tengah menyempurnakan desain logo kegiatan setelah rancangan awal beberapa kali mengalami revisi karena dinilai belum sepenuhnya sesuai dengan konsep yang diinginkan.
“Aku lagi sama EO-nya, harusnya begini, harusnya begini. Nah, mereka bikin begini, tapi aku maunya begini,” katanya.
Festival Adat Erau akan dilaksanakan melalui pembagian tugas antara Dispar dan Disdikbud Kutim sesuai kewenangan masing-masing. Disdikbud Kutim akan menangani pendampingan berbagai ritual adat, termasuk prosesi penjamuan sultan yang menjadi bagian dari rangkaian Erau.
“Untuk ritual-ritual adatnya, penjamu-jamu sultan semua itu di Dinas Pendidikan,” ungkap Mahriadi.
Sementara itu, Dispar bertanggung jawab menyiapkan rangkaian festival sekaligus melakukan promosi kepada masyarakat. Sejumlah kegiatan pendukung juga direncanakan, mulai dari berbagai perlombaan hingga bazar produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
“Nah, kita yang bikin festivalnya, nanti ada lomba di situ, lebih ke booth-booth untuk produk UMKM,” jelasnya.
Mahriadi menambahkan, produk kuliner paling kreatif juga akan dipilih dalam rangkaian bazar tersebut. Kegiatan itu diharapkan tidak hanya memperkuat pelestarian budaya melalui Festival Adat Erau, tetapi juga membuka ruang promosi bagi produk UMKM lokal sekaligus menambah daya tarik perayaan HUT ke-27 Kutim. []
Penulis: Butsainah Yusri | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan