Calon gubernur Anchas sekaligus eks jurnalis Susy Aponte Polo tewas ditembak saat berkampanye di pasar, sementara penyidik Peru menangkap dua tersangka dan menduga aksi tersebut merupakan pembunuhan terencana.
LIMA – Penyelidikan aparat Peru mengarah pada dugaan pembunuhan terencana terhadap calon gubernur Anchas, Susy Aponte Polo, yang ditembak mati saat berkampanye di sebuah pasar di Kota Caraz pada 19 September 2026.
Polo, yang sebelumnya dikenal sebagai pengelola media digital China Polo Dominical, tewas setelah ditembak dari arah belakang ketika berjalan menyusuri area pasar. Serangan tersebut terjadi saat dirinya tengah melakukan kegiatan kampanye menjelang pemilu daerah.
Pengawal Polo kemudian menangkap seorang pria yang diduga sebagai pelaku penembakan. Tersangka tersebut diidentifikasi sebagai Louis Ican Obispo Diaz, warga negara Venezuela.
Penyelidikan selanjutnya mengungkap dugaan keterlibatan pihak lain dalam aksi tersebut. Beberapa jam setelah penangkapan Obispo, aparat menangkap Ronald Jose Toro Artila di distrik Surco.
Berdasarkan keterangan Obispo kepada penyidik, aksi penembakan tersebut diduga dikendalikan Toro dari Lima. “Semuanya diarahkan dari Lima oleh Toro,” kata dia, sebagaimana dikutip Latin Times dan diberitakan CNN Indonesia, Rabu, (23/09/2026).
Penyidik menduga Toro sebelumnya mengirim Obispo untuk menunggu di Nuevo Chimbote. Namun, rencana tersebut tidak terlaksana sehingga keduanya disebut menunggu kesempatan lain untuk menjalankan aksi.
Setelah rangkaian penyelidikan dilakukan, penegak hukum Peru menyatakan kasus tersebut sebagai pembunuhan terencana, bukan femisida.
Sebelum terjun ke dunia politik, Polo dikenal sebagai jurnalis yang mengelola media digital China Polo Dominical. Ia selama bertahun-tahun mengungkap dugaan korupsi publik, jaringan kejahatan terorganisasi, serta aktivitas penambangan ilegal.
Sejumlah kasus yang diliput Polo disebut memiliki keterkaitan langsung dengan seorang komandan kepolisian. Latar belakang tersebut menjadi bagian dari informasi yang muncul dalam penyelidikan setelah kematiannya. []
Redaksi 03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan