Pemkab Berau memperkuat pengawasan dan koordinasi lintas instansi untuk mengurangi antrean SPBU sekaligus memastikan distribusi BBM tetap aman, tertib, dan tepat sasaran.
BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperkuat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) menyusul antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), termasuk di Kecamatan Sambaliung. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap tertib sekaligus mencegah penumpukan antrean.
Upaya itu terlihat saat Wakil Bupati (Wabup) Berau Gamalis bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau Dedy Okto Nooryanto meninjau langsung aktivitas penyaluran BBM di salah satu SPBU di Sambaliung, Rabu (23/09/2026).
Peninjauan menjadi bagian dari koordinasi pemerintah daerah dengan instansi terkait untuk melihat kondisi pelayanan secara langsung serta mencari langkah yang dapat mengurangi antrean. Pengawasan distribusi juga akan melibatkan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Wabup Berau Gamalis mengatakan, kondisi di lapangan perlu dipantau agar persoalan antrean dapat segera ditangani tanpa mengganggu akses masyarakat terhadap BBM.
“Kami turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan. Yang paling penting adalah bagaimana antrean ini bisa dikurangi dan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan BBM dengan tertib dan aman,” ujar Gamalis, sebagaimana diberitakan Diskominfo Berau, Rabu, (23/09/2026).
Menurutnya, koordinasi dengan pihak terkait akan terus dilakukan untuk memastikan penyaluran BBM berlangsung aman, tertib, dan tepat sasaran. Pengawasan tersebut juga diarahkan untuk menjaga agar pelayanan di SPBU tetap berjalan dengan baik.
Di sisi lain, Pemkab Berau mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan. Berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak Pertamina, ketersediaan stok BBM di Berau saat ini masih dalam kondisi aman sehingga masyarakat diminta tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
“Kami mengimbau masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Mari sama-sama menjaga ketertiban, sehingga masyarakat lainnya juga mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh BBM,” katanya.
Wabup menilai kebutuhan BBM masyarakat, khususnya bagi warga yang mengandalkan kendaraan untuk bekerja dan menjalankan aktivitas sehari-hari, harus tetap menjadi perhatian. Karena itu, pemerintah daerah akan melanjutkan komunikasi dengan instansi dan pihak terkait guna menjaga kelancaran pelayanan.
Dalam peninjauan tersebut, Wabup Berau dan Ketua DPRD Berau turut melihat kondisi antrean serta proses pelayanan di SPBU. Pemerintah berharap pengawasan bersama dan kedisiplinan masyarakat dalam membeli BBM dapat membantu mengurai antrean serta menjaga distribusi tetap aman, lancar, dan tepat sasaran. []
Redaksi 03
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan