Gandeng NCC Paser, SMAN 1 Tanjung Harapan Angkat Kearifan Lokal Mangrove

SMAN 1 Tanjung Harapan mengintegrasikan pelestarian mangrove dalam pembelajaran, aksi penanaman, hingga pengembangan ekonomi kreatif sebagai bagian dari pendidikan berbasis potensi pesisir.

PASER – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Tanjung Harapan, Kabupaten Paser, mengintegrasikan pelestarian mangrove ke dalam kegiatan pembelajaran sekaligus menggelar aksi lingkungan pada 29–30 September 2026. Program yang berkolaborasi dengan Nusantara Course Center (NCC) Paser tersebut memadukan kearifan lokal pesisir melalui kegiatan kokurikuler, intrakurikuler, ekstrakurikuler, seni, hingga penanaman mangrove.

Kepala SMAN 1 Tanjung Harapan, Ghoma Diansara, mengatakan kegiatan hari pertama diawali dengan bimbingan teknis (bimtek) bagi guru dan tenaga kependidikan untuk memperkuat pembelajaran terintegrasi berbasis lingkungan pesisir.

“Tiga pilar tersebut yakni kokurikuler melalui muatan lokal “Salam Pesisir”, intrakurikuler dengan integrasi materi mangrove ke dalam mata pelajaran umum, serta ekstrakurikuler yang diwadahi komunitas siswa bernama Green Mangrup Generation”, ujar Ghoma saat dihubungi via telepon, Kamis (01/10/2026).

Sebagai bagian dari penguatan kesadaran lingkungan, siswa kemudian dibagi ke dalam tiga kelas kreatif, yakni kelas musik, kelas seni, dan kelas menulis. Seluruh kegiatan diarahkan untuk mengangkat potensi serta realitas kehidupan masyarakat pesisir melalui karya siswa.

Kelas musik menghasilkan lagu mars sekolah bertema mangrove dalam waktu satu hari. Sementara itu, kegiatan seni menghasilkan karya puisi dan cerita pendek bertema mangrove. Adapun kelas menulis memberikan pembelajaran mengenai teknik penulisan dengan mengangkat kehidupan masyarakat pesisir, mulai dari aktivitas nelayan, transportasi, hingga keseharian warga.

Kegiatan tersebut tidak berhenti di ruang kelas. Siswa, guru, dan warga sekolah bersama tim NCC Paser juga melakukan penanaman mangrove sebagai langkah nyata dalam menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi.

“Aksi ini menjadi gerakan baru untuk mengatasi abrasi yang menggerus wilayah pesisir, yang sebelumnya hanya dilakukan terpisah oleh kelompok-kelompok kecil”, imbuhnya.

Setelah penanaman, sekolah menyiapkan pemantauan dan evaluasi pertumbuhan mangrove. Program tersebut juga dirancang berkembang ke sektor ekonomi kreatif dengan memanfaatkan potensi mangrove dan produk khas masyarakat pesisir.

“Jadi kedepan kita akan kembangan pengembangan produk kreatif, di antaranya pot bunga hias berisi bibit mangrove, kopi mangrove, taplak meja ecoprint daun mangrove, sablon mug atau gelas melalui program dual track, serta pengolahan kuliner khas pesisir seperti amplang dan kerupuk udang dengan branding sekolah”, jelas Ghoma.

SMAN 1 Tanjung Harapan juga merancang pembangunan Sekretariat dan Workshop Mangrove di lingkungan sekolah. Fasilitas tersebut direncanakan dilengkapi area pembibitan mangrove, jembatan titian, serta sarana pendukung edukasi lingkungan.

Pengembangan tersebut menjadi bagian dari rencana sekolah untuk membangun konsep “Sekolah Wisata” yang menggabungkan pendidikan, pelestarian lingkungan, keterampilan siswa, dan potensi ekonomi masyarakat pesisir.

Namun, rencana tersebut masih menghadapi keterbatasan pembiayaan. Sekolah berharap pemerintah dan pemangku kepentingan terkait dapat memberikan dukungan terhadap pengembangan fasilitas pendidikan dan program lingkungan di wilayah pesisir.

“Harapan kami tentu aksi ini dapat menjadi perhatian pemerintah juga. Mengingat kami melihat karakter anak-anak pesisir sangat kuat di bidang keterampilan non-akademik (skill).Kami siap memaparkan green desain kami demi masa depan pendidikan dan lingkungan di Tanjung Harapan,” Pungkasnya.

Melalui integrasi pendidikan, aksi pelestarian mangrove, dan pengembangan keterampilan berbasis potensi pesisir, SMAN 1 Tanjung Harapan berharap program tersebut dapat menjadi gerakan berkelanjutan yang memberi manfaat bagi siswa sekaligus membantu menjaga ekosistem pesisir Paser. []

Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *